Shelter Sehati Dompet Dhuafa Yogyakarta Sasar Pasien Kurang Mampu Peroleh Layanan Kesehatan

Shelter Sehati Dompet Dhuafa Yogyakarta Sasar Pasien Kurang Mampu Peroleh Layanan Kesehatan

NYALANUSANTARA, Yogyakarta– Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien kurang mampu. Beberapa hal dalam proses pengobatan pasien, nyatanya tidak seluruhnya tertutup oleh BPJS maupun KIS. Termasuk di antaranya yaitu transportasi dari rumah menuju rumah sakit. Belum lagi jika si pasien mendapatkan rujukan rumah sakit yang sangat jauh hingga ke luar daerah bahkan luar pulau. 

Oleh itu, Dompet Dhuafa menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan yaitu Shelter Sehati Rumah Singgah. Salah satunya berada di Nogosaren Kidul No. 198B, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Mulai beroperasi pada 6 Desember 2023 lalu, Shelter Sehati Dompet Dhuafa Yogyakarta sudah melayani 9 pasien yang pernah tinggal di sana. 

Pada shelter ini, Dompet Dhuafa tidak melakukan pemungutan biaya apapun dari setiap pasien dan pendamping yang menginap. Mereka pun diperbolehkan untuk tinggal selama yang mereka butuhkan. Ada 10 ruang/bed yang tersedia, terdiri dari 5 ruang standar, 4 ruang bagi pasien anak, dan 1 ruang khusus. Rumah Singgah ini juga memiliki dapur bersama, kamar mandi, tempat menjemur, dan fasilitas untuk kebutuhan rumahan lainnya. Selain itu, rumah singgah ini juga memiliki 2 unit ambulans (pasien dan jenazah/Barzah) untuk antar-jemput pasien. 

Menurut Selamet Widodo, salah satu driver ambulans yang tinggal di sana, mayoritas yang menempati Shelter Sehati ini adalah pasien yang sedang menjalani pengobatan di rumah-rumah sakit rujukan utama di Yogyakarta, yaitu RS Akademik UGM, RSUP Dr. Sardjito, dan RS Pantirapih Yogyakarta. 

“Fasilitas yang didapat pasien atau penerima manfaat Rumah Singgah adalah tempat tinggal, makan sehari-hari, dan transportasi ke rumah sakit. Semuanya gratis. Kami upayakan memberikan layanan sebaik mungkin,” tegas Widodo, dalam keterangan resmi Dompet Dhuafa, Sabtu (3/2/2024). 

Selain Widodo, ada 3 orang lagi yang menetap di rumah singgah yang selalu siaga setiap ada pasien ataupun warga yang membutuhkan. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini