Santri Lapas Semarang Belajar Agama Dengan Nonton Film Jejak Rasul
NYALANUSANTARA, Semarang - Santri Lapas merupakan sebutan warga binaan pemasyarakatan bergama Islam yang mengikuti pembinaan kepribadian melalui kegiatan pesantren. Para santri ini mendapatkan metode pembelajaran baru melalui audio visual.
Metode baru dalam pembinaan kepribadian agama Islam bagi WBP Lapas Kelas I Semarang dengan kegiatan nonton bersama film jejak Rasulullah. Kegiatan ini dilaksakan di Aula Graha Pancasila Lapas Semarang, Jum'at (12/12).
Kegiatan ini merupakan salah satu program santri teladan pemasyarakatan yang digagas oleh Kepala Bidang Pembinaan Lapas. Sebanyak 100 warga binaan hadir dalam kegiatan tersebut.
Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Semarang , Donny Setiawan menyampaikan bahwa program santri teladan pemasyarakatan mempunyai tujuan agar narapidana dapat menimba ilmu agama yang cukup sehingga harapannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-sehari guna memperbaiki karakter dan mengembalikan menjadi pribadi yang baik.
"Kami harap program ini khususnya dapat berguna bagu keluarga warga binaan, masyarakat serta bangsa dan semoga membuat mereka sadar dan tidak mengulangi perbuatan pelanggaran hukum," ucapnya.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, SITUBONDO- Sesosok mayat perempuan tanpa kepala ditemukan di…
NYALAUSANTARA, NIAS UTARA, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas),…
NYALANUSATARA, Semarang – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono,…
nyalanusantara, AMSTERDAM- Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, meyakini…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka menyambut Peringatan Isra’ Mi’raj…
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Perusahaan asal China, Foshan Jinke, berencana melakukan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka memperluas jangkauan pasar sekaligus…
NYALANUSANTARA, Semarang- Meski mendung dan gerimis menyirami sejak…
NYALANUSANTARA, Semarang – Menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) antara Universitas…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam…
Komentar