Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Persoalan Sampah

Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Persoalan Sampah

NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat melakukan penanganan terhadap sampah yang menggunung di TPS Muktiharjo Kidul. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan jika pihaknya dengan cepat melakukan upaya intensif dan integratif dengan dukungan armada, alat berat, serta personel lintas perangkat daerah, sebagai bentuk respons atas keluhan warga masyarakat yang terdampak.

Respons cepat wali kota mendapat apresiasi langsung dari warga setempat. Ketua RW 8 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Ali menyampaikan bahwa selama musim hujan, tumpukan sampah di TPS menjadi persoalan serius bagi lingkungan dan kesehatan warga.

“Kami sebagai warga RW 8 menyikapi TPS di wilayah kami yang selama musim penghujan menumpuk menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan. Alhamdulillah, sudah ada tindakan nyata dari Ibu Wali Kota Semarang, Ibu Agustin. Sampah yang kemarin menumpuk, sekarang sudah berkurang. Warga kami sangat berterima kasih atas respons yang sigap ini,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kerja jajaran Pemkot Semarang hingga tingkat wilayah. “Kami berterima kasih kepada ibu wali kota, Pak Camat, dan jajaran Pemkot Semarang yang sigap. Kami juga mengajak warga untuk membuang sampah pada tempatnya, karena wilayah kami rendah dan rawan terdampak saat musim hujan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Muhammad Muslim selaku Ketua LPMK Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan menyampaikan terima kasih atas respon cepat Pemerintah Kota Semarang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat Pemerintah Kota Semarang, Ibu Wali Kota, serta jajaran Pemkot. Setelah kami melapor, langsung ditindaklanjuti. Hari ini bisa kita lihat, sampah sudah banyak berkurang. Ke depan kami berharap bisa dibuatkan tempat sampah yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Langkah konkret juga dilakukan pada sejumlah titik yang terdampak beban sampah tinggi. Untuk Pasar Penggaron yang mengalami overload, Pemkot Semarang menurunkan dua armada dengan dua ritasi serta satu alat berat, dengan target penuntasan pada Jumat (16/1). Pola serupa diterapkan di Pasar Jatingaleh dengan dua armada armroll dan target penyelesaian pada tanggal yang sama.


Editor: Holy

Komentar

Terkini