Rencana Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara akan Dilakukan Secara Bertahap

Rencana Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara akan Dilakukan Secara Bertahap

menpan.go.id

NYALANUSANTARA, Jakarta - Rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperinci dalam berbagai aspek, termasuk kelembagaan, tata kelola, dan sumber daya manusia (SDM). 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengungkapkan bahwa skenario pemindahan ASN tersebut akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan penilaian kelembagaan dan ketersediaan hunian bagi ASN.

Menurut arahan Presiden, strategi pemindahan ke IKN bukan sekadar pemindahan fisik, tetapi juga mengimplikasikan perubahan paradigma tata kelola pemerintahan secara menyeluruh menuju konsep smart government. 

Dalam implementasi smart government, yang menekankan fleksibilitas, kolaborasi, dan keagility-an, IKN akan didukung oleh digitalisasi sistem pemerintahan.

"Hari ini saya menghadap Pak Seskab untuk membicarakan skenario pemindahan ASN ke IKN dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Target awal adalah pemindahan ASN untuk persiapan upacara peringatan kemerdekaan RI di IKN pada bulan Agustus mendatang, diikuti dengan pemindahan bertahap pada November dan Desember 2024," ujar Anas setelah pertemuan dengan Sekretaris Kabinet di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Jum’at (23/02).

Anas menjelaskan bahwa untuk pemindahan Kementerian/Lembaga (K/L) ke IKN, pemerintah telah melakukan penilaian peran strategis K/L dalam mengidentifikasi kontribusi mereka terhadap negara, daya saing, dan ekonomi. 

Identifikasi ini juga mencakup peran dan fungsi K/L sebagai sistem pendukung pengambilan keputusan dan sebagai enabler strategis atau bagian dari sistem pertahanan dan keamanan.


Editor: Admin

Komentar

Terkini