Pj Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Buka Orientasi TPK

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Buka Orientasi TPK

NYALANUSANTARA, Mungkid- Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Medina Sepyo Achanto didampingi Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi membuka Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Angkatan 25 dan 26 Tahun 2024.

Kegiatan tersebut diadakan di Pendopo drh. Soepardi Komplek Setda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (24/4/2024). 

Medina Sepyo Achanto dalam sambutannya menyampaikan, menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, agar penyelenggaraannya dapat dilaksanakan secara optimal, efektif, efisien, konvergen, dan terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor maka pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) merupakan strategi dalam penyelenggaraan percepatan penurunan Stunting di setiap tingkatan dari pusat sampai dengan tingkat desa, salah satunya komponen pendukung TPPS tingkat Desa/Kelurahan yaitu Tim Pendamping Keluarga (TPK). 

"Tugas TPK tidak lain yaitu melaksanakan pendampingan kepada sasaran prioritas pendampingan keluarga yang meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial serta surveilans/pengamatan berkelanjutan untuk mendeteksi dini faktor risiko stunting," ucap Medina, Rabu (24/4).

Ia juga mengatakan, pendampingan keluarga merupakan salah satu pembaharuan strategi percepatan penurunan stunting yang fokus dilakukan mulai pada periode remaja serta calon pengantin, pada masa kehamilan dan pada masa pasca persalinan, serta terus mendampingi sampai anak berusia 5 tahun. 

Menurutnya TPK juga sebagai garda terdepan, ujung tombak dalam penyelenggaraan percepatan penurunan stunting yang memiliki peran strategis karena pendampingan yang diberikan merupakan upaya agar segenap intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang diberikan sampai kepada penerima manfaat dan mempunyai dampak nyata dengan menurunnya angka prevalensi stunting 14 persen pada 2024 sesuai yang ditargetkan Pemerintah.

"Kolaborasi dari masing-masing unsur dalam hal ini bidan, kader penggerak dan pemberdayaan keluarga, serta kader KB diharapkan dapat menjadi katalisator percepatan penurunan stunting di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Magelang pada khususnya," harap Medina.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini