Bupati Semarang Ajak Warga Manfaatkan Bantuan Sosial Pemkab untuk Kesejahteraan

Bupati Semarang Ajak Warga Manfaatkan Bantuan Sosial Pemkab untuk Kesejahteraan

semarangkab.go.id

NYALANUSANTARA, Ungaran - Bupati Semarang H Ngesti Nugraha memberikan peringatan kepada warga untuk memanfaatkan bantuan sosial yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. 

Pernyataan tersebut disampaikannya saat acara penyerahan simbolis bantuan langsung tunai dana insentif daerah (BLT DID) kepada ratusan warga kurang mampu di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran pada Jumat (8/12/2023) siang.

Dalam keterangannya, Bupati menekankan bahwa Pemkab Semarang tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu yang belum pernah menerima bantuan sosial. 

Pada tahun 2023, Pemkab menerima Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp5,9 miliar, yang digunakan untuk penanganan stunting dan BLT. 

"Kita terus berupaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu," ungkapnya.

Dampak dari upaya tersebut, hingga akhir November 2023, Kabupaten Semarang berhasil menduduki peringkat kedua terendah untuk kasus stunting, setelah sebelumnya berada di peringkat ketiga sebulan sebelumnya.

Istichomah, Kepala Dinas Sosial, menjelaskan bahwa sebanyak 11.559 keluarga penerima manfaat (KPM) telah menerima BLT DID. Setiap KPM mendapatkan uang tunai sebesar Rp200 ribu. 

Mereka tersebar di 19 kecamatan, dengan jumlah penerima terbanyak berada di Bringin, mencapai 1.755 KPM.

Istichomah menambahkan bahwa para penerima termasuk dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) desil 1 dan 2 yang sebelumnya tidak pernah menerima bantuan sosial. 

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada warga lanjut usia terlantar, disabilitas, dan keluarga miskin lain yang belum pernah menerima bantuan sosial sebelumnya.

Proses distribusi BLT DID dijadwalkan akan selesai pada tanggal 27 Desember 2023. 

"Verifikasi dan validasi KPM penerima menggunakan aplikasi SIKS-NG yang memuat data lebih aktual dan tepat sasaran. Warga yang tidak bisa datang dapat mewakilkan dengan surat kuasa," tegasnya.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini