DPR Kecam Pembakaran Sekolah di Papua dan Minta Pemerintah Pastikan Anak-anak Tetap Bisa Lanjutkan Pendidikannya

DPR Kecam Pembakaran Sekolah di Papua dan Minta Pemerintah Pastikan Anak-anak Tetap Bisa Lanjutkan Pendidikannya

NYALANUSANTARA, Jakarta- Peristiwa pembakaran gedung sekolah yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, mendapatkan kecaman keras dari Komisi X DPR RI. Pemerintah, didesak Komisi X DPR untuk memastikan anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan terlepas dari peristiwa tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti melalui rilis yang disampaikan kepada Parlementaria, di Jakarta, belum lama ini. 

Agustina Wilujeng menegaskan kecaman yang ia sampaikan itu, demi melindungi mimpi masa depan generasi bangsa. “Kami sangat mengecam aksi pembakaran sekolah yang dilakukan OPM. Sekolah adalah sarana bagi putra-putri kita untuk mengenyam pendidikan demi masa depan mereka dan pembangunan bangsa,” tandas Agustina.

Membidangi urusan pendidikan dan kepemudaan, dirinya mendorong pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap layanan pendidikan dalam kasus ini. Meski gedung sekolah dibakar, Agustina Wilujeng meminta pemerintah menyiapkan langkah penanganan agar anak-anak tetap bisa belajar.

“Untuk Komisi X, kami ingin memastikan anak-anak tetap dapat bersekolah walau mungkin dalam kondisi sarpras (sarana prasarana) sederhana. Sekolah tidak boleh berhenti,” ungkap politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Ia juga menilai peringatan ini penting mengingat dalam keadaan bencana, urusan pendidikan tidak dijadikan sebagai hal prioritas. 

Untuk diketahui pembakaran tersebut terjadi di Kampung Borban, Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (13/7) sekitar pukul 11.30 WIT. Para pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan pembakaran.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini