Perkuat Investasi Berkelanjutan di ASEAN: AIPA, FAO, dan IISD Bekerjasama Implementasikan ASEAN RAI
NYALANUSANTARA, Denpasar- Majelis Antar-Parlemen ASEAN (AIPA) bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) dan International Institute for Sustainable Development (IISD) mengundang berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat implementasi Pedoman ASEAN tentang Investasi Bertanggung Jawab di Bidang Pangan, Pertanian, dan Kehutanan (ASEAN RAI).
Kemitraan dalam acara ini, yang didukung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Badan Kerjasama Internasional Spanyol (AECID), dan Badan Kerjasama Internasional Swedia (SIDA), bertujuan untuk menjawab berbagai tantangan negara-negara di Asia Tenggara dalam menjamin keamanan pangan melalui investasi berkelanjutan.
Memperkuat momentum dari adopsi ASEAN RAI pada tahun 2018 dan keberhasilan acara pertama di Republik Demokratik Rakyat Laos pada April silam, FAO, AIPA, dan IISD bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja berkelanjutan bagi para legislator.
Kerangka kerja ini mencakup aktivitas parlemen yang terkait dengan penguatan undang-undang, penganggaran dan pembiayaan, peningkatan kapasitas, advokasi, serta pengawasan. Dengan menekankan pentingnya investasi berkelanjutan, hasilnya diharapkan dapat menjadi alat penting untuk memajukan rantai nilai pertanian dan investasi di seluruh ASEAN.
Menurut Ketua Komite Kerja Sama Antar-Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, Dr. Fadli Zon, saat ini kita berada dalam tekanan berat demografis untuk dapat menyediakan pangan sementara lahan dan sumber daya hutan kita terbatas.
"Terlebih kita dihadapkan pada tantangan eksistensial atas perubahan iklim, yang telah menyebabkan situasi mengkhawatirkan terkait perubahan pola cuaca, kelangkaan sumber daya air, lingkungan dan lain sebagainya. Jika kita ingin memajukan sektor pangan, pertanian, dan kehutanan secara komprehensif, harus ada satu payung undang-undang, sebuah omnibus, untuk mengatasi tantangan yang tersedia, termasuk dalam tata kelola investasi pertanian," ucap Fadli Zon, dalam keterangan resminya, Senin (29/7/2024).
Menurut Sekretaris Jenderal AIPA Ar. Siti Rozaimeriyanty Dato Haji Abdul Rahman, inisiatif AIPA selaras dengan Statuta dan berdasarkan pada resolusi yang diadopsi secara konsensus oleh Parlemen Anggota AIPA.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Barito Selatan- Salah satu spesies ikan yang…
NYALANUSANTARA, Banjarmasin- Kementerian Pertanian RI (Kementan) bekerja sama…
Terkini
NYALANUSANTARA, SEOUL- Drama terbaru KBS 2TV To My Beloved…
NYALANUSANTARA, Pemalang– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, JEJU- Drama komedi terbaru tvN Undercover Miss Hong…
NYALANUSANTARA, Purbalingga - Upaya penanganan bencana alam hidrometeorologi…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah tegas soal…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng…
NYALAUSANTARA, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk terus…
NYALANUSANTARA, Kendal– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan seluruh…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
NYALANUSANTARA, Sragen- Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen,…
Komentar