Bea Cukai Kudus Ajak Warga Blora Cegah Peredaran Rokok Ilegal dalam Semarak Kemerdekaan

Bea Cukai Kudus Ajak Warga Blora Cegah Peredaran Rokok Ilegal dalam Semarak Kemerdekaan

NYALANUSANTARA, Kudus - Penyuluh Bea Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Imadudin Abdurohman, mengajak warga masyarakat di Kabupaten Blora untuk mengenali ciri dan mencegah peredaran rokok ilegal yang merugikan negara. 

Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai Tembakau (DBH CHT) Tahun 2024 yang digelar di Lapangan Kridosono Blora pada Sabtu malam (10/8/2024).

“Rokok ilegal adalah rokok yang beredar di masyarakat, tetapi tidak mengikuti peraturan yang berlaku di wilayah Indonesia,” ujar Imadudin di hadapan ribuan masyarakat yang hadir dalam acara Semarak Kemerdekaan Barongan Blora dan Sanjaya Reborn.

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh KPPBC Tipe Madya Kudus bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora. 

Imadudin menjelaskan lima ciri utama yang menjadi tanda bahwa sebuah rokok bisa dikategorikan sebagai rokok ilegal, yaitu rokok tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai palsu, pita cukai bekas pakai, pita cukai salah peruntukan, dan pita cukai dengan personalisasi yang salah.

“Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang perlu dikendalikan dan diawasi,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Imadudin juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan peredaran rokok ilegal kepada aparat penegak hukum atau Bea Cukai Kudus melalui saluran informasi auto respon (salson) di nomor 0857-4297-6111.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Blora, Ir. Tedi Rindaryo Widodo, mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam sosialisasi dan pencegahan peredaran rokok ilegal. Tedi berharap informasi ini dapat disebarluaskan ke seluruh lingkungan masyarakat.

Acara Semarak Kemerdekaan yang diisi dengan pertunjukan seni Barongan Blora juga menarik perhatian warga yang memadati Lapangan Kridosono sejak pukul 14.00 WIB. Kepala Dinas Kominfo Blora, Pratikto Nugroho, menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan komunitas Blora Sosial Media (Blosmed), dan turut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Dinkominfo Blora serta Blosmed.

Bupati Blora Arief Rohman yang turut hadir dalam acara ini mengapresiasi antusiasme masyarakat. Dalam akun Instagram pribadinya, Arief menyebut acara ini sebagai lautan manusia dan berharap suatu saat nanti Festival Barongan Nasional atau Internasional dapat digelar di Kabupaten Blora.

Acara ini juga berdampak positif pada perekonomian lokal, dengan banyaknya pedagang makanan, minuman, mainan, dan souvenir yang turut meramaikan suasana.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini