Lewat Debt Free Center, Om Wahyu Ingin Pelaku UMKM Bebas dari Jeratan Hutang dan Benahi Bisnis Mereka
NYALANUSANTARA, Semarang- Prihatin adanya jerat hutang yang menimpa para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), membuat beberapa advokat yang tergabung dalam Lembaga Perlindungan Konsumen Darma Keadilan Yayasan wakaf Wahyu Alam Rahardja Wahyu Puji Widodo SH, MH, membuka "Debt free center".
Om Wahyu sapaan akrab Wahyu Puji Widodo, mengatakan Debt Free Center tersebut mengulas bagaimana melepas jerat hutang dengan pembenahan bisnis, keuangan dan mental serta upaya hukum bagi pelaku UMKM yang ditakut-takuti oleh oknum deb colektor atau AO NPL bahwa aset mereka akan dilelang.
Beberapa warga yang terjerat hutang renternir dan bank plecit juga meminta pendampingan dan konsultasi ke Posko "Debt free center" yang berlokasi di Jl jangli tlawah no 20, RT 08/ RW V, Karanganyar Gunung, Candisari, Kota Semarang.
Ia menambahkan konsultasi gratis baik yang dilakukan online maupun offline dilayani setiap saat oleh para advokat dan paralegal/ asisten advokat serta relawan pondok hukum dan bisnis semarang.
Hal itu, menurut Om Wahyu, memang sengaja dilakukan pihaknya untuk menyelamatkan para pelaku UMKM. "UMKM perlu diselamatkan dari jeratan hutang agar kembali menjalankan usaha secara sehat dengan bekal pendidikan tentang bisnis, keuangan dan hutang," ujar Lulusan Magister Hukum Bisnis Universitas Semarang itu.
Menurut Om Wahyu, UMKM kuat dan ekonomi sehat adalah konsep penting yang menggambarkan bagaimana usaha kecil dan menengah (UMKM) berperan sebagai penopang utama perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. "UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja, dan pembangunan ekonomi secara keseluruhan," katanya.
"Ketakutan terkait hutang memang umum, dan penting untuk diedukasi agar orang tidak hanya takut, tetapi juga memahami cara mengatasinya. Edukasi ini bisa berupa pengetahuan tentang cara mengelola keuangan, memahami risiko berhutang, dan solusi untuk mengatasi masalah utang," beber Om Wahyu.
Konseling keuangan itu, diharapkan Om Wahyu dapat memberikan bantuan individu atau kelompok untuk mengatasi masalah utang dan membuat rencana keuangan yang lebih baik.
"Ketakutan terkait hutang dapat memicu stres dan kecemasan. Edukasi dapat membantu mengurangi stres dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola utang," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang- KKN UPGRIS Kelompok 21 mengadakan program…
NYALANUSANTARA, Karanganyar- Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan…
Terkini
NYALANUSANTARA, SEOUL- Drama terbaru KBS 2TV To My Beloved…
NYALANUSANTARA, Pemalang– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, JEJU- Drama komedi terbaru tvN Undercover Miss Hong…
NYALANUSANTARA, Purbalingga - Upaya penanganan bencana alam hidrometeorologi…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah tegas soal…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng…
NYALAUSANTARA, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk terus…
NYALANUSANTARA, Kendal– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan seluruh…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
NYALANUSANTARA, Sragen- Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen,…
Komentar