ODGJ Bakar Fasilitas Umum dan Mobil Warga, Desa di Pati Geger
NYALANUSANTARA, PATI- Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Pati, mendadak geger usai seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) melakukan aksi pembakaran beruntun. Mulai dari kerai rumah warga, hingga merembet ke fasilitas Balai Desa dan mobil pribadi milik warga. Peristiwa ini terekam kamera dan viral di media sosial.
Kronologi bermula pada Kamis (12/6) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, saat seorang perangkat desa melihat kobaran api di lingkungan Balai Desa Ketitang Wetan. Beruntung, api tak sampai meludeskan bangunan kantor. Namun, sejumlah fasilitas rusak, termasuk meja rapat, kursi, plafon, hiasan Garuda Pancasila, serta foto Presiden dan Wakil Presiden. Total kerugian ditaksir mencapai Rp33 juta.
Tak berhenti di situ. Pelaku yang terekam kamera tengah membawa korek api, kemudian berpindah ke rumah warga, mencoba membakar penutup kerai. Warga pun dibuat resah karena aksinya membahayakan keselamatan lingkungan.
“Jam setengah empat subuh dia sudah bakar-bakar. Sebelum sampai rumah saya, dia sudah sempat membakar bagian musala,” tulis akun Info Pati dalam unggahan Facebook yang menuai ratusan ribu penonton dan komentar.
Pria tersebut terus berjalan ke arah barat hingga ke Desa Raci, lalu kembali berulah. Ia membakar plastik di dekat dua unit mobil yang terparkir di halaman rumah warga. Akibatnya, satu unit Toyota Innova rusak di bagian depan, dan satu unit Innova 2.0 G terbakar pada spion kanan. Kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta.
Kapolsek Batangan AKP Muhari Supaat membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan penyelidikan awal, termasuk hasil rekaman CCTV, pelaku diduga kuat adalah seorang ODGJ yang telah beberapa kali terlihat di sekitar lokasi.
“Pelaku akhirnya ditemukan pada Kamis siang di sebuah warung milik warga di Desa Raci, sekitar 500 meter dari lokasi kejadian terakhir. Ia langsung diamankan tim gabungan,” ujar AKP Muhari.
Untuk penanganan medis, pelaku langsung dibawa ke RSUD Soewondo Pati. Polresta Pati juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk langkah lanjutan.
Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor ke pihak berwenang atau menghubungi call center 110 jika menemukan ODGJ yang berpotensi membahayakan warga, agar segera ditangani secara profesional.
Editor: Lulu
Terkait
NyalaNusantara.com, Semarang - Pertandingan bola voli perempuan Kader…
NYALANUSANTARA, TULUNGAGUNG- Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menyambut Tahun Baru Imlek 2026 (2577…
NYALANUSANTARA, Gianyar– Bali United FC mengambil langkah terukur…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Jakarta Pertamina Enduro (JPE) sukses meraih…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Dua rekrutan anyar Persija Jakarta, Fajar…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, tampak…
NYALANUSANTARA, Garut - Kehadiran Jembatan Gantung di Desa…
NYALANUSANTARA, Jakarta– PT Pertamina (Persero) menguatkan komitmennya terhadap…
NYALANUSANTARA, Kebumen- Pemerintah Desa Bulurejo, Kecamatan Ayah, menggelar…
NYALANUSANTARA, Sidoarjo— Para penarik becak di Kabupaten Sidoarjo,…
NYALANUSANTARA, SEOUL- Drama terbaru KBS 2TV To My Beloved…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di…
Komentar