Gubernur Luthfi Ingin Mahasiswa Beri Kontribusi Nyata dalam Pembangunan

Gubernur Luthfi Ingin Mahasiswa Beri Kontribusi Nyata dalam Pembangunan

"Adik-adik sekalian luar biasa, cuma itu baru kulitnya saja. Adik-adik sekalian tugasnya banyak. Jateng punya penduduk hampir 37 juta jiwa, kita punya desa/kelurahan sebanyak 8.726, dan 576 kecamatan. Semuanya punya kearifan lokal yang berbeda," kata Luthfi menanggapi jawaban mahasiswa.

Maka dari itu, dalam membangun wilayah Jawa Tengah tidak bisa sendiri-sendiri, tidak bisa parsial. Semua harus bersama-sama. Begitu halnya dalam membangun Indonesia yang maju dan berkelanjutan.

"Di Jawa Tengah kita gandeng perguruan tinggi, sudah ada MoU dengan para rektor. Undip salah satunya, di mana terobosan yang sudah dimanfaatkan seperti desalinasi. KKN di perguruan tinggi juga kami arahkan untuk ikut membangun desa dengan KKN Tematik," katanya.

Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo berterima kasih karena Gubernur Ahmad Luthfi mau menyapa dan memberikan semangat kepada belasan ribu mahasiswa baru. Selain itu juga telah menjelaskan tentang tantangan Jawa Tengah kedepan.

"Mudah-mudahan dengan KKN Tematik lewat kerja sama dengan Pemprov Jateng tidak hanya desalinasi dan hybrid sea wall, tetapi juga stunting, masalah kesehatan, dan lain sebagainya. Undip siap," katanya.

Suharnomo menambahkan, Jawa Tengah menjadi prioritas karena Undip berada Adi wilayah tersebut, sehingga harus memberikan peran dalam pembangunan dan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah.

"KKN Tematik itu banyak sekali, kalau di Brebes itu ada stunting. Lalu ada tentang air, ada yang UMKM, dan lainnya. Sekarang tidak seragam untuk kegiatan KKN, tergantung kebutuhan dari riset awal yang dibuat oleh mahasiswa dan dosen, agar lebih manfaat dan mengena bagi masyarakat," jelasnya. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini