DJI Avata 2 Hadir di Jaringan Ritel Erajaya, Tawarkan Peningkatan Kualitas Gambar dan Waktu Terbang

DJI Avata 2 Hadir di Jaringan Ritel Erajaya, Tawarkan Peningkatan Kualitas Gambar dan Waktu Terbang

NYALANUSANTARA, Jakarta – Erajaya Active Lifestyle, yang dikenal dengan kode saham ERAL, dengan bangga mengumumkan ketersediaan DJI Avata 2, drone generasi terbaru dari seri Avata, di jaringan ritel Erajaya Group. 

Drone ini menjanjikan pengalaman terbang yang mendebarkan dengan sudut pandang orang pertama, sementara DJI Goggles 3 dan DJI RC Motion 3 juga tersedia sebagai pendukung bagi pelanggan setia.

"DJI Avata telah mendapat sambutan hangat sejak diperkenalkan pada tahun 2022, dan kami bersemangat untuk membawa generasi kedua dari drone ini ke pasar Indonesia," kata Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle. "Dengan sejumlah penyempurnaan, DJI Avata 2 akan menjadi idola baru bagi para penerbang drone yang ingin merasakan pengalaman terbang secara imersif."

DJI Avata 2 hadir dengan sejumlah peningkatan pada sensor kameranya, termasuk Super Wide Angle 12 CMOS 1/1.3 inci yang mampu menghasilkan video hingga resolusi 4K/60fps. 

Lensa Super-Wide dengan sudut bidik hingga 155° memungkinkan penerbang drone untuk mengambil gambar dalam jarak dekat dan mendapatkan perspektif yang unik.

Drone ini juga dilengkapi dengan algoritma stabilisasi unggulan dari DJI, termasuk DJI RockSteady dan DJI HorizonSteady, yang menjaga kestabilan video bahkan saat terbang dengan kecepatan tinggi atau dalam kondisi berangin. 

DJI Avata 2 juga mendukung fitur Gyroflow untuk membantu stabilisasi gambar selama proses penyuntingan video pascaproduksi.

Penerbang drone juga akan senang mengetahui bahwa DJI Avata 2 memiliki waktu terbang yang lebih lama, mencapai hingga 23 menit. 

Fitur pengisian daya cepat Power Delivery (PD) memungkinkan drone ini untuk diisi kembali dalam waktu singkat, sementara Two-Way Charging Hub memungkinkan transfer daya antar baterai untuk kebutuhan mendesak.

Dukungan teknologi transmisi video O4 memastikan koneksi yang stabil dengan jarak transmisi maksimum 13 kilometer dan latensi rendah hingga 24 mdtk, menghilangkan kekhawatiran akan gangguan koneksi saat drone terbang.

preferred sources in Google Searc


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini