WIKA Hadirkan Solusi Krisis Sampah Jakarta Lewat Proyek RDF Rorotan, Dorong Transisi Energi Hijau
Karso Aji - 17 Oktober 2025 - EkbisNYALANUSANTARA, JAKARTA- Di tengah meningkatnya krisis sampah perkotaan dan semakin terbatasnya lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menghadirkan terobosan nyata melalui pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara.
Proyek ini tidak hanya menjadi solusi bagi masalah pengelolaan sampah, tetapi juga menandai langkah penting Indonesia menuju ekonomi sirkular berbasis energi terbarukan.
Selama ini, pengelolaan sampah di Indonesia menghadapi dilema yang berulang: jumlah sampah terus meningkat, sementara kapasitas TPA semakin terbatas. Di Jakarta, lebih dari 7.000 ton sampah dihasilkan setiap hari, dan sebagian besar masih berakhir di TPA Bantargebang.
Melalui proyek RDF Rorotan, WIKA menunjukkan bahwa sampah bukan sekadar masalah lingkungan, melainkan potensi sumber energi alternatif bernilai ekonomi tinggi.
Refuse Derived Fuel (RDF) sendiri merupakan bahan bakar padat hasil pengolahan sampah rumah tangga dan perkotaan melalui proses pemilahan, pencacahan, pengeringan, dan pengolahan lanjutan. Fasilitas RDF di Rorotan mampu mengolah sekitar 2.500 ton sampah per hari menjadi bahan bakar pengganti batu bara yang dapat digunakan oleh industri semen, seperti Indocement.
Penggunaan RDF diperkirakan dapat mengurangi ketergantungan pada batu bara hingga 30 persen serta menurunkan emisi karbon sebesar 100.000 ton CO₂ per tahun, setara dengan mengurangi 28.000 unit kendaraan bermotor dari jalan raya.
“Proyek ini menjadi langkah konkret dalam mendukung target pengurangan emisi dan transisi energi nasional,” ujar Sagara Senjakartika Putra, Engineering Manager RDF Plant Jakarta, saat mempresentasikan proyek tersebut dalam ajang Going Digital Awards 2025, bagian dari Bentley Systems Year in Infrastructure, yang digelar di Amsterdam, Belanda, Kamis (16/10).
“Setiap ton sampah yang kami olah melalui RDF adalah satu langkah lebih dekat menuju masa depan energi yang lebih hijau,” tambahnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kemendag Dorong Daya Beli Lewat Program Diskon Ramadhan dan Lebaran 2026
Ekbis 1 hari lalu
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil Percepat Mandatori Bioetanol dan B50
Ekbis 1 hari lalu
BPJPH Perkuat Ekosistem Halal di Wilayah Perbatasan
Ekbis 1 hari lalu
SMEXPO Ramadan 2026 Dorong Peningkatan Penjualan UMKM Binaan Pertamina Hingga Dua Lipat
Ekbis 2 hari lalu
DEN Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Ekbis 3 hari lalu
Terkini
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 9 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 11 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 13 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 14 jam lalu