HIMKI: Industri Furnitur Punya Peran Strategis Dorong Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan
Karso Aji - 16 Desember 2025 - EkbisNYALANUASANTARA, JAKARTA- Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, menilai industri furnitur memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, sektor ini tidak hanya berkontribusi pada ekspor dan penciptaan nilai tambah, tetapi juga berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja serta penguatan ekonomi daerah.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, Abdul Sobur menjelaskan bahwa industri furnitur merupakan sektor padat karya yang berorientasi ekspor dan berbasis sumber daya dalam negeri. Karakter tersebut menjadikan industri ini selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam pemerataan pertumbuhan ekonomi, penguatan sektor manufaktur, dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.
“Selama puluhan tahun, industri furnitur dan kerajinan dikenal sebagai sektor padat karya, berorientasi ekspor, dan bernilai tambah tinggi. Di banyak negara berkembang, sektor ini menjadi pintu masuk proses industrialisasi sekaligus penyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan utama industri furnitur saat ini bukan terletak pada kualitas produk maupun kapasitas pelaku usaha, melainkan pada belum adanya insentif fiskal yang konsisten untuk mendukung sektor yang berorientasi ekspor dan padat karya.
Menurut Abdul Sobur, industri furnitur memiliki keterkaitan luas dengan berbagai sektor lain, mulai dari kehutanan, logistik, desain, hingga UMKM pendukung. Keterkaitan tersebut membuat industri ini mampu menciptakan efek berganda yang signifikan bagi perekonomian nasional maupun daerah.
Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, ia menilai diperlukan kebijakan fiskal yang lebih berpihak, seperti penyediaan pembiayaan dengan bunga kompetitif serta insentif pajak yang terukur dan berkelanjutan.
Indonesia, lanjutnya, memiliki modal kuat berupa ketersediaan bahan baku, tenaga kerja terampil, serta reputasi desain dan kerajinan yang telah diakui secara global. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, industri furnitur diyakini mampu berkembang menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan devisa negara.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Menkeu Purbaya Tegaskan Penguatan Ekonomi Kunci Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Ekbis 11 jam lalu
Kemendag Dorong Daya Beli Lewat Program Diskon Ramadhan dan Lebaran 2026
Ekbis 1 hari lalu
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil Percepat Mandatori Bioetanol dan B50
Ekbis 1 hari lalu
BPJPH Perkuat Ekosistem Halal di Wilayah Perbatasan
Ekbis 2 hari lalu
SMEXPO Ramadan 2026 Dorong Peningkatan Penjualan UMKM Binaan Pertamina Hingga Dua Lipat
Ekbis 2 hari lalu
Terkini
Hansi Flick Akui Barcelona Terlalu Sering Kehilangan Bola Saat Ditahan NewcastleN
Sport 39 menit lalu
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Blunder di Debut Liga Champions, Kiper Tottenham Diganti Cepat oleh Igor Tudor
Sport 2 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Changan Adakan Pameran dan Promosi di Tujuh Kota di Indonesia, Termasuk Jakarta dan Yogyakarta
Lifestyle 7 jam lalu
Bupati Gunungkidul Pimpin Rakordal Pembangunan Triwulan I 2026, Fokus pada Peningkatan Kinerja dan Transparansi Proyek
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Bupati Banyumas Gelar Tarawih Keliling, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Keamanan
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Gus Yasin Berdialog dengan Mahasiswa UNS, Tanggapi Isu Kemiskinan dan Pembangunan
Ragam Nusantara 10 jam lalu