Tiga Indikator Kunci Antar Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Stok Tertinggi
Karso Aji - 06 Januari 2026 - EkbisNYALANUSANTARA, TANGGERANG- Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, memaparkan tiga indikator utama yang menegaskan Indonesia telah mencapai swasembada beras dengan stok tertinggi sepanjang sejarah.
Ketut menjelaskan, indikator pertama adalah tidak adanya impor beras sepanjang tahun 2025. Kedua, produksi beras nasional jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat. Ketiga, cadangan beras yang dikelola Perum Bulog berada pada level sangat tinggi, yakni lebih dari 3 juta ton hingga akhir tahun.
“Dengan terpenuhinya tiga indikator ini, kita bisa menyatakan bahwa posisi Indonesia saat ini sudah swasembada beras,” ujar Ketut saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan, standar Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) bahkan masih mengategorikan suatu negara sebagai swasembada apabila impor pangan dilakukan di bawah 10 persen dari total kebutuhan. Namun, Indonesia justru tidak melakukan impor beras konsumsi sama sekali.
“Apalagi Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Bapanas Bapak Andi Amran Sulaiman sudah menegaskan tidak ada impor beras konsumsi. Jadi arahnya jelas, kita sudah swasembada,” kata Ketut.
Menurutnya, visi swasembada pangan yang diusung Presiden Prabowo mulai terwujud pada tahun pertama pemerintahannya. Kebutuhan beras sebagai pangan pokok strategis kini sepenuhnya dipenuhi dari hasil produksi petani dalam negeri tanpa impor sepanjang 2025.
Bapanas, kata Ketut, mendukung capaian tersebut yang tercermin dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2025. Proyeksi ini disusun bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Menkeu Purbaya Tegaskan Penguatan Ekonomi Kunci Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Ekbis 10 jam lalu
Kemendag Dorong Daya Beli Lewat Program Diskon Ramadhan dan Lebaran 2026
Ekbis 1 hari lalu
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil Percepat Mandatori Bioetanol dan B50
Ekbis 1 hari lalu
BPJPH Perkuat Ekosistem Halal di Wilayah Perbatasan
Ekbis 1 hari lalu
SMEXPO Ramadan 2026 Dorong Peningkatan Penjualan UMKM Binaan Pertamina Hingga Dua Lipat
Ekbis 2 hari lalu
Terkini
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 41 menit lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Changan Adakan Pameran dan Promosi di Tujuh Kota di Indonesia, Termasuk Jakarta dan Yogyakarta
Lifestyle 6 jam lalu
Bupati Gunungkidul Pimpin Rakordal Pembangunan Triwulan I 2026, Fokus pada Peningkatan Kinerja dan Transparansi Proyek
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Bupati Banyumas Gelar Tarawih Keliling, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Keamanan
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Gus Yasin Berdialog dengan Mahasiswa UNS, Tanggapi Isu Kemiskinan dan Pembangunan
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Pemprov Jateng Rekayasa Lalu Lintas di Exit Tol Bawen Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Wagub Jateng Ajak Santri Produksi Konten Media yang Jujur dan Bertanggung Jawab
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan Penguatan Ekonomi Kunci Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Ekbis 10 jam lalu
Wabup Banyumas Pimpin HLM TPID Bahas Persiapan Lebaran 2026
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Pemkab Cilacap Gelar Musrenbang RKPD 2027 Guna Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Ragam Nusantara 11 jam lalu