BPH Migas Prioritaskan Kuota BBM Subsidi untuk Perkuat Konektivitas Angkutan Umum Antarwilayah
Karso Aji - 07 Januari 2026 - EkbisNYALANUSANTARA, JAKARTA- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menempatkan pemberian kuota bahan bakar minyak (BBM), termasuk Jenis BBM Tertentu (JBT/BBM subsidi), sebagai prioritas guna mendukung konektivitas antarwilayah melalui berbagai moda angkutan umum.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, saat ditemui di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (6/1) malam, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap angkutan umum berkapasitas besar, salah satunya kapal laut yang dioperasikan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Menurut Wahyudi, angkutan laut menjadi elemen penting dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat di wilayah kepulauan maupun lintas kabupaten dan provinsi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Oleh karena itu, dukungan BBM subsidi menjadi faktor krusial dalam menjaga kelangsungan layanan tersebut.
Selain berperan sebagai penghubung antarwilayah, kapal laut juga dinilai semakin diminati karena menawarkan efisiensi biaya perjalanan. Wahyudi menilai kapal Pelni menjadi alternatif transportasi yang ekonomis bagi masyarakat yang ingin menekan biaya perjalanan dibandingkan menggunakan moda transportasi udara.
Pada tahun ini, BPH Migas telah menetapkan kuota BBM subsidi untuk kapal penumpang PT Pelni sebesar 181.431 kiloliter. Jumlah tersebut meningkat sekitar dua persen dibandingkan realisasi pemanfaatan BBM subsidi pada 2025 yang mencapai 177.930 kiloliter.
Wahyudi menjelaskan bahwa penetapan kuota tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sepanjang tahun 2026, dengan perhitungan berbasis proyeksi kebutuhan bulanan yang terintegrasi bersama Pertamina Patra Niaga sebagai badan usaha pelaksana penugasan.
Ia berharap peningkatan kuota BBM subsidi ini dapat berdampak positif terhadap kinerja dan kualitas layanan angkutan umum, khususnya kapal penumpang Pelni. BPH Migas, lanjutnya, siap mendukung apabila ke depan terdapat perubahan rute maupun kebutuhan tambahan kuota, agar pemanfaatan BBM subsidi benar-benar optimal dan tepat sasaran bagi masyarakat.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kemendag Dorong Daya Beli Lewat Program Diskon Ramadhan dan Lebaran 2026
Ekbis 1 hari lalu
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil Percepat Mandatori Bioetanol dan B50
Ekbis 1 hari lalu
BPJPH Perkuat Ekosistem Halal di Wilayah Perbatasan
Ekbis 1 hari lalu
SMEXPO Ramadan 2026 Dorong Peningkatan Penjualan UMKM Binaan Pertamina Hingga Dua Lipat
Ekbis 2 hari lalu
DEN Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Ekbis 3 hari lalu
Terkini
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 8 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 8 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 9 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 10 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 13 jam lalu