APBN di Awal Tahun Terkendali, Menkeu: Pendapatan Negara Tumbuh 9,5%
Fatih Tarusbawa - 24 Februari 2026 - EkbisNYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 menunjukkan kinerja yang solid dan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi. Pendapatan negara tercatat mencapai Rp172,7 triliun, yang setara dengan 5,5% dari target APBN 2026. Angka ini tumbuh positif sebesar 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year).
Purbaya menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan negara ini didorong oleh kuatnya penerimaan perpajakan dan mulai pulihnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Secara khusus, sektor pajak mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 30,7% pada Januari 2026.
"Ini menunjukkan adanya perbaikan ekonomi serta efisiensi dalam pengumpulan pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak. Kami harap tren positif ini dapat berlanjut," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Senin, 23 Februari.
Di sisi belanja negara, pemerintah melakukan akselerasi besar-besaran dengan realisasi mencapai Rp227,3 triliun, atau 5,9% dari pagu APBN 2026. Angka ini tumbuh tinggi sebesar 25,7% dibandingkan tahun lalu dan dialokasikan untuk mendukung berbagai program prioritas, menjaga daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sejak triwulan pertama tahun ini.
Menteri Keuangan juga menyampaikan bahwa posisi defisit APBN per akhir Januari 2026 tercatat sebesar Rp54,6 triliun, atau hanya 0,21% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia menegaskan bahwa angka defisit ini masih sangat terkendali dan sesuai dengan desain APBN 2026. Sementara itu, keseimbangan primer mencatatkan defisit sebesar Rp4,2 triliun, yang mencerminkan pengelolaan fiskal yang berhati-hati dan prudent.
Untuk mendukung kebutuhan anggaran, realisasi pembiayaan mencapai Rp105,1 triliun, atau 15,2% dari target. Pembiayaan ini dilakukan secara terukur dan antisipatif guna menjaga likuiditas serta stabilitas pasar keuangan nasional.
“Secara keseluruhan, APBN 2026 tetap berfungsi optimal sebagai penyangga ekonomi sekaligus motor penggerak pertumbuhan. Kami optimis APBN akan terus menjaga stabilitas dan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun ini,” tutup Purbaya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Kinerja APBN 2026 Ekspansif, Wamenkeu: Realisasi Belanja Negara Capai Rp227 Triliun
Ekbis 1 hari lalu
Juda Agung: Pembiayaan APBN 2026 Terkendali dan Tepat Sasaran
Ekbis 1 hari lalu
APBN di Awal Tahun Terkendali, Menkeu: Pendapatan Negara Tumbuh 9,5%
Ekbis 1 hari lalu
Resmikan Cafe Ngisor Klopo di Desa Munggu, Bupati Kebumen Berharap Berikan Dampak Positif
Ekbis 1 hari lalu
Herdiana Dewi Utari: Dari Kampus Geografi UGM ke Pelopor Teh Herbal DEWITI yang Mendunia
Ekbis 1 hari lalu
Terkini
MUI Minta Masyarakat Sikapi Polemik Produk Impor AS Secara Rasional dan Proporsional
Ragam Nusantara 11 menit lalu
Bantu Serap Hasil Tani Lokal, Perumda Aneka Usaha Karya Praja Banjarnegara Gelar Pasar Murah
Ragam Nusantara 1 jam lalu
BPJPH Pastikan Produk AS yang Masuk ke Indonesia Memiliki Dua Label Halal
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Babe Haikal: Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Prabowo Saksikan Kerja Sama Danantara–Arm Limited Inggris
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Warga Tawang Kab Semarang Sambut Kehadiran Gubernur Luthfi di Desa Mereka
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Ratusan Dosen dari Seluruh Indonesia Ikuti Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila di Jateng
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Tekan Harga Cabai, Pemprov Jateng Salurkan Rawit Merah Bersubsidi di 15 Daerah Ini
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Gubernur Luthfi Kunjungi Rumah yang Bakal Terima Bantuan Perbaikan RTLH, Dari Lantai Tanah hingga Atap Bocor
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Masyarakat Sambut Antusias Gerakan Jawa Tengah ASRI yang Digagas Gubernur Luthfi
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Siren's Kiss Rilis Foto Terbaru, Park Min Young Tampil Elegan dan Misterius
Lifestyle 9 jam lalu