RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Kopi Indonesia Kembali Diminati Dunia, Ekspor 2024 Tembus Rp 26 Triliun

NYALANUSATARA, AMBON- Indonesia terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu negara penghasil kopi berkualitas tinggi di dunia. Berbagai negara seperti Amerika Serikat, Mesir, Belgia, Jerman, hingga Inggris tercatat sebagai konsumen utama biji kopi asal Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan produksi kopi tertinggi pada tahun 2023. Total produksi mencapai 207.320 ton dengan luas area tanam sekitar 267.383 hektare.

Provinsi lain yang juga menjadi penyumbang produksi besar antara lain:

Lampung: 105.807 ton (152.614 ha)

Aceh: 71.084 ton (113.968 ha)

Sumatera Utara: 89.610 ton (98.592 ha)

Bengkulu: 50.745 ton (90.891 ha)

Jawa Timur: 47.577 ton (91.309 ha)

Sulawesi Selatan: 30.727 ton (79.126 ha)

NTT: 25.737 ton (75.555 ha)

Jawa Barat: 22.628 ton (54.243 ha)

Jawa Tengah: 27.227 ton (50.153 ha)

Dari sisi ekspor, Amerika Serikat secara konsisten menjadi pasar terbesar bagi kopi Indonesia. Pada 2021, volume ekspor ke AS mencapai 57,7 juta kg dengan nilai USD 194,82 juta (sekitar Rp 3,19 triliun). Total nilai ekspor kopi nasional saat itu mencapai USD 1,15 miliar.

Tahun 2022, ekspor kopi Indonesia melonjak drastis menjadi 437,56 juta kg dengan nilai USD 1,15 miliar (Rp 18,83 triliun). AS tetap memimpin dengan pembelian senilai USD 268,92 juta. Negara-negara lain seperti Belgia dan Inggris juga mencatatkan peningkatan nilai impor kopi dari Indonesia.

Namun, pada 2023, volume ekspor menurun menjadi 279,94 juta kg, dengan nilai hanya USD 929,01 juta (Rp 15,24 triliun). Meski demikian, AS tetap menjadi pembeli utama, dengan total ekspor 36,7 juta kg senilai USD 215,97 juta.

Tahun 2024, ekspor kembali melonjak, mencatat volume 316,72 juta kg dengan nilai tertinggi dalam lima tahun terakhir, yaitu USD 1,64 miliar atau sekitar Rp 26,88 triliun. AS kembali menempati posisi teratas, menyerap 44,3 juta kg kopi senilai USD 307,43 juta (Rp 5,04 triliun).

Negara lain seperti Belgia juga menunjukkan pertumbuhan pesat, mencatat nilai ekspor USD 115,71 juta, disusul Jerman, Mesir, dan Inggris yang juga mengalami peningkatan signifikan dalam impor kopi dari Indonesia.

Hingga April 2025, ekspor kopi Indonesia telah mencapai nilai USD 709,11 juta atau sekitar Rp 11,63 triliun, dengan volume ekspor 126,92 juta kg. AS tetap mendominasi pasar dengan 20,2 juta kg senilai USD 128,26 juta, diikuti oleh Belgia, Inggris, Mesir, dan Jerman.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini