RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Inovasi Baru dalam Konservasi Penyu, FIKKIA UNAIR dan BSTF Perkenalkan SARI BOX

NYALANUSANTARA, Surabaya - Inovasi dalam konservasi penyu semakin nyata berkat kolaborasi antara komunitas akademis Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation. 

Setelah sukses dengan INTAN BOX, inkubator buatan pertama yang dapat menghasilkan tukik dengan jenis kelamin tertentu, kini mereka memperkenalkan alat baru bernama Save Ari-Ari Box (SARI BOX).

Dr. Aditya Yudhana, seorang dosen di FIKKIA yang mengkhususkan diri dalam Kedokteran Hewan, menjelaskan bahwa kasus retensi kuning telur sering terjadi pada tukik yang menetas di sarang alami atau semi alami. 

Kuning telur yang tidak terserap sepenuhnya dapat menyebabkan cacat saat tukik berenang, sehingga mereka tidak dapat dilepasliarkan ke alam bebas karena risiko kelangsungan hidup yang rendah.

SARI BOX hadir sebagai alat terapi untuk mempercepat proses penyerapan kuning telur dari luar ke dalam abdomen tukik.

"SARI BOX dirancang untuk memfasilitasi penyerapan kuning telur ke dalam abdomen tukik secara lebih cepat," ujarnya.

Ide pengembangan SARI BOX dimulai bersamaan dengan INTAN BOX, namun penyempurnaan prototipe terapi retensi kuning telur membutuhkan waktu yang cukup lama. 

Proses pengembangan SARI BOX dipimpin oleh tim Banyuwangi Sea Turtle Foundation, sementara tim Kedokteran Hewan FIKKIA bertanggung jawab atas pengujian dan memastikan fungsi optimal alat ini.

"Melalui kolaborasi ini, SARI BOX telah disempurnakan untuk mencapai efektivitas maksimal. Saat ini, produksi satu unit SARI BOX dapat diselesaikan dalam waktu hanya 1 hingga 2 minggu," tambahnya.

Berbeda dengan INTAN BOX yang mengatur kelembaban dan suhu optimal untuk penetasan, SARI BOX hanya fokus pada parameter kelembaban pada suhu ruangan normal selama proses penyerapan kuning telur. Alat ini bekerja dengan cara menjaga kelembaban melalui semprotan butiran air laut.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini