Inovasi Baru dalam Konservasi Penyu, FIKKIA UNAIR dan BSTF Perkenalkan SARI BOX
Red - 17 Juli 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Surabaya - Inovasi dalam konservasi penyu semakin nyata berkat kolaborasi antara komunitas akademis Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation.
Setelah sukses dengan INTAN BOX, inkubator buatan pertama yang dapat menghasilkan tukik dengan jenis kelamin tertentu, kini mereka memperkenalkan alat baru bernama Save Ari-Ari Box (SARI BOX).
Dr. Aditya Yudhana, seorang dosen di FIKKIA yang mengkhususkan diri dalam Kedokteran Hewan, menjelaskan bahwa kasus retensi kuning telur sering terjadi pada tukik yang menetas di sarang alami atau semi alami.
Kuning telur yang tidak terserap sepenuhnya dapat menyebabkan cacat saat tukik berenang, sehingga mereka tidak dapat dilepasliarkan ke alam bebas karena risiko kelangsungan hidup yang rendah.
SARI BOX hadir sebagai alat terapi untuk mempercepat proses penyerapan kuning telur dari luar ke dalam abdomen tukik.
"SARI BOX dirancang untuk memfasilitasi penyerapan kuning telur ke dalam abdomen tukik secara lebih cepat," ujarnya.
Ide pengembangan SARI BOX dimulai bersamaan dengan INTAN BOX, namun penyempurnaan prototipe terapi retensi kuning telur membutuhkan waktu yang cukup lama.
Proses pengembangan SARI BOX dipimpin oleh tim Banyuwangi Sea Turtle Foundation, sementara tim Kedokteran Hewan FIKKIA bertanggung jawab atas pengujian dan memastikan fungsi optimal alat ini.
"Melalui kolaborasi ini, SARI BOX telah disempurnakan untuk mencapai efektivitas maksimal. Saat ini, produksi satu unit SARI BOX dapat diselesaikan dalam waktu hanya 1 hingga 2 minggu," tambahnya.
Berbeda dengan INTAN BOX yang mengatur kelembaban dan suhu optimal untuk penetasan, SARI BOX hanya fokus pada parameter kelembaban pada suhu ruangan normal selama proses penyerapan kuning telur. Alat ini bekerja dengan cara menjaga kelembaban melalui semprotan butiran air laut.
"Parameter kelembaban optimal untuk SARI BOX adalah di atas 90% pada suhu ruangan normal," jelasnya.
Ke depannya, kolaborasi antara FIKKIA UNAIR dan BSTF bertujuan untuk mengimplementasikan INTAN BOX dan SARI BOX dalam komunitas konservasi penyu. Langkah ini menunjukkan komitmen mereka dalam menyelamatkan spesies laut yang terancam punah ini secara bersama-sama.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 22 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 1 hari lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 1 hari lalu
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
Ilmu 1 hari lalu
Satuan Pendidikan Aman Bencana Langkah Strategis Mengubah Peran Sekolah Penanggulangan Bencana
Ilmu 3 hari lalu
Terkini
Review Ghost in the Cell: Horor Absurd Penuh Kritik Sosial yang Berani
Sinema 1 jam lalu
Ziarah ke Makam Pendahulu, Wali Kota Agustina Tegaskan Komitmen Merawat Jejak Sejarah
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Canton Fair ke-139 Tampilkan Inovasi Robot Layanan di Guangzhou
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Prabowo Tegaskan Persatuan Bangsa Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Pojok Baca Nahdliyin Wonosobo Diharapkan Jadi Pusat Literasi yang Cerdaskan Masyarakat
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 20 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 21 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 22 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 22 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 23 jam lalu