Kepemimpinan Perempuan Masih Terkendala Sistem Sosial dan Ekonomi yang Diskriminatif
Fatih Tarusbawa - 04 Desember 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Jakarta- Meski telah mencatat berbagai kemajuan, perempuan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memperjuangkan keadilan gender di berbagai sektor. Pengabaian terhadap nilai kerja domestik serta kebijakan yang belum sepenuhnya mendukung peran perempuan, terus memperkuat ketimpangan.
Dalam Webinar Series-3 bertema “Perempuan dan Kepemimpinan” yang digelar The Lead Institute Universitas Paramadina, para pembicara mengupas tuntas persoalan ini, mulai dari minimnya pengakuan terhadap kontribusi perempuan hingga kritik atas program makan gratis yang dianggap gagal menyentuh akar masalah persoalan gizi nasional.
Ketua The Lead Institute, Dr. phil. Suratno Muchoeri menekankan pentingnya keadilan gender sebagai pilar utama kepemimpinan yang inklusif. “Perjuangan keadilan gender mencakup empat aspek: akses kuasa, partisipasi, kontrol kekuasaan, dan manfaat sosial,” katanya.
Menurut Suratno, meski kemajuan signifikan telah dicapai, masih banyak tantangan kultural maupun struktural yang harus diatasi. Hal ini terutama dalam menyangkut kesadaran kolektif terkait diskriminasi dan stereotip gender.
Dia juga menyoroti meskipun perempuan kini memiliki akses lebih besar terhadap kepemimpinan, seperti melalui kuota 30% di parlemen, kualitas dan kuantitas partisipasi perempuan harus terus ditingkatkan. “Kita perlu memastikan bahwa kepemimpinan perempuan hadir di berbagai bidang, mulai dari politik hingga teknologi, kesehatan, dan agama,” tambahnya.
Selaras, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menekankan pentingnya perspektif kepemimpinan diversifikatif. Keberadaan perempuan di posisi strategis dapat membawa sentuhan berbeda dan dapat menciptakan keseimbangan dalam pengambilan keputusan.
“Jika hanya laki-laki yang memimpin, perempuan bisa teralienasi. Perempuan membawa sentuhan spesial dan sering kali lebih teliti, terutama dalam organisasi yang membutuhkan perhatian detail,” jelasnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Wong Bryant Alden Sabet Prestasi Bergengsi, Raih Golden Ticket FK UNAIR
Ilmu 1 hari lalu
Tembus Peringkat Dunia, Tiga Bidang UNAIR Jadi Nomor 1 Nasional
Ilmu 1 hari lalu
Siswa Banjarmasin Ahmad Deedat Raih Golden Ticket Universitas Airlangga 2026
Ilmu 2 hari lalu
Tips Kelola Keuangan Saat Lebaran dari Pakar UNAIR agar Tidak Boros
Ilmu 8 hari lalu
FH Unwahas Semarang Gelar Eksaminasi Keputusan Pengadilan soal Sewa Kapal dan Terminal BBM
Ilmu 9 hari lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Apresiasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Agustina Apresiasi ASN Jaga Kota Semarang Kondusif Selama Libur Lebaran
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Apel Pagi Pasca Libur Panjang, Kemenkum Jateng Ajak Tingkatkan Kinerja dan Layanan Publik
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Menlu Kuba Kecam AS karena "Berbohong" Terkait Blokade Bahan Bakar
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Arus Balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa Tercatat Lancar dan Terkendali
Ragam Nusantara 8 jam lalu
PT PELNI Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Lancar dan Tertib
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Ingin Persib Juara, Dion Markx Anggap 9 Laga Sisa Seperti Partai Final
Sport 10 jam lalu
Israel Lakukan Serangan Udara, Tiga Jurnalis Tewas di Lebanon
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Mauro Zijlstra Cedera, Jens Raven Perkuat Timnas Lawan Bulgaria
Sport 12 jam lalu
Anggota DPR RI Ini Gelar Halalbihalal Padukan Pengajian dan Wayangan di Kebumen
Ragam Nusantara 16 jam lalu
Pasar Murah di Monas Gerakkan Ekonomi UMKM dan Beri Hiburan Rakyat
Ragam Nusantara 18 jam lalu