RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Pembagian Daging Kurban di Kota Semarang, Diharapkan Mbak Ita Meminimalisir Penggunaan Plastik

NYALANUSANTARA, Semarang -- Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengingatkan para panitia qurban di Ibu Kota Jawa Tengah agar meminimalisir penggunaan plastik dalam pembagian daging. Banyak alternatif bahan bungkus yang tepat. 

"Meminimalisir penggunaan plastik ini harus disosialisasikan saat pembagian daging. Makanya kalau bisa, pembagian daging nantinya pakainya daun. Jangan pakai plastik. Kan bisa pakai daun jati, daun pisang, atau 'besek' bisa," kata wanita yang akrab disapa Mbak Ita, Senin (17/6). 

Ia mengatakan pemerintah kota (Pemkot) Ssmarang sendiri telah menyerahkan hewan kurban sebanyak 135 kambing dan 5 sapi yang telah dihimpun dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggaran APBD 2024.  

Ratusan hewan kurban tersebut telah dibagikan ke masjid-masjid, musala, hingga pondok pesantren, di berbagai penjuru Kota Semarang, bahnkan menjangkau wilayah-wilayah pinggiran. 

"Tahun ini saya ingin memberikan nuansa atau kebijakan berbeda dari tahun sebelumnya, yang biasanya penyembelihan terpusat di Balai Kota Semarang sehingga pembagiannya tidak bisa merata dan menjangkau sampai ke seluruh wilayah. Kini akan dilakukan di banyak tempat, bahkan menjangkau wilayah-wilayah pinggiran," ujar Mbak Ita. 

Terlebih, lanjut dia, wilayah pinggir Semarang seperti Kecamatan Genuk, Banyumanik, dan Gunungpati, tidak memungkinkan jika harus mengambil daging kurban di Balai Kota Semarang. Pihaknya juga telah meminta jajarannya untuk mendata daerah-daerah mana yang selama ini kurang terjamah dalam hal pembagian daging kurban. 

"Kami pikir, hewan kurban dari OPD-OPD ini bisa dibagi secara merata. Karena ada beberapa atau sebagian masjid, musala atau surau yang bahkan tidak melaksanakan penyembelihan hewan kurban sama sekali," terang dia. 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini