RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Yang Hansen Tambah Pengalaman Baru, Rasakan Laga Pertama di NBA Sebagai Starter

   Sorakan dan komentar media sosial pun meledak. Momen itu menjadi kilasan potensi besar yang pernah dia tunjukkan di Summer League maupun G League.

   Namun, tidak semuanya berjalan mulus. Yang Hansen mengalami benturan keras pada kuarter ketiga dan sempat terkapar, tetapi permainan tetap berlanjut hingga Memphis mencetak poin lewat  fastbreak .

   Kejadian tersebut membuat pelatih interim Tiago Splitter naik pitam hingga bangkit dari kursinya dan berjalan sampai tengah lapangan, meneriaki wasit yang membiarkan pemainnya jatuh kesakitan. Akibat protesnya tersebut, Splitter menerima pelanggaran teknis.

   Soal penampilan Hansen, Splitter menyebut pemainnya itu awalnya tidak tampil terlalu bagus, tapi kemudian bisa menyelesaikan pertandingan dengan lebih baik.

   "Ini pelajaran berharga baginya untuk mendapatkan pengalaman ini, bermain melawan pemain besar yang memiliki ukuran dan kekuatan yang mirip dengannya. Pelajaran yang sangat berharga agar dia bisa berkembang dan meningkatkan permainannya."

   Di luar NBA, Yang Hansen sebenarnya menunjukkan perkembangan yang menjanjikan melalui G League. Dalam tiga pertandingan bersama Rip City Remix, dia rata-rata mencetak 16,3 poin, 9,7  rebound , dan 4,7  assist , statistik yang menunjukkan potensi jangka panjang.

   Meski debutnya sebagai starter belum menghasilkan "kisah dongeng", satu hal menjadi jelas: Portland tidak memilih Yang Hansen untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Dia belum siap menjadi starter , bahkan mungkin belum siap menjadi bagian tetap rotasi.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini