Yang Hansen Tambah Pengalaman Baru, Rasakan Laga Pertama di NBA Sebagai Starter
- 10 Desember 2025 - SportNYALANUSANTARA, JAKARTA- Yang Hansen akhirnya mencatat momen penting dalam perjalanan kariernya di NBA. Rookie asal China setinggi 7 kaki 1 inci (sekitar 216 cm) itu mendapat kesempatan menjalani starter pertamanya bersama Portland Trail Blazers pada laga melawan Memphis Grizzlies, Minggu (7/12) malam.
Momen bersejarah ini lahir sepenuhnya bukan karena rencana matang, melainkan situasi darurat setelah dua center utama Blazers, Donovan Clingan dan Robert Williams III, absen akibat cedera dan sakit.
Yang Hansen, yang dipilih Portland di urutan ke-16 pada NBA Draft 2025 setelah melalui proses pertukaran dari Memphis, sebelumnya hanya mendapatkan menit bermain yang terbatas.
Sepanjang awal musim ini, dia rata-rata mencetak 2,5 poin dan 1,5 rebound dalam 12 pertandingan. Namun absennya dua pemain senior membuka jalan untuk pertandingan pertamanya sebagai starter dalam karir profesionalnya di NBA.
Dalam pertandingan itu, Blazers harus menerima kekalahan telak 119-96. Memphis tampil dominan sejak kuarter pertama dengan unggul 40-20. Portland sempat mencoba bangkit, namun tidak mampu menandingi kedalaman lini rotasi Grizzlies yang luar biasa, terutama dari pemain cadangan yang meraih 69 poin.
Meski skor akhir tidak menguntungkan Portland, perhatian publik teringat pada satu nama: Yang Hansen. Dalam debut starter -nya, pemain 21 tahun itu mencatat empat poin, lima rebound , dua assist , dan dua turnover dalam 19 menit.
Meski statistiknya tidak mencolok, ada satu momen yang memicu sorotan besar: sebuah gerakan berputar di area cat yang berakhir dunk saat menghadapi center Memphis setinggi 7 kaki 3 inci, Zach Edey.
Sorakan dan komentar media sosial pun meledak. Momen itu menjadi kilasan potensi besar yang pernah dia tunjukkan di Summer League maupun G League.
Namun, tidak semuanya berjalan mulus. Yang Hansen mengalami benturan keras pada kuarter ketiga dan sempat terkapar, tetapi permainan tetap berlanjut hingga Memphis mencetak poin lewat fastbreak .
Kejadian tersebut membuat pelatih interim Tiago Splitter naik pitam hingga bangkit dari kursinya dan berjalan sampai tengah lapangan, meneriaki wasit yang membiarkan pemainnya jatuh kesakitan. Akibat protesnya tersebut, Splitter menerima pelanggaran teknis.
Soal penampilan Hansen, Splitter menyebut pemainnya itu awalnya tidak tampil terlalu bagus, tapi kemudian bisa menyelesaikan pertandingan dengan lebih baik.
"Ini pelajaran berharga baginya untuk mendapatkan pengalaman ini, bermain melawan pemain besar yang memiliki ukuran dan kekuatan yang mirip dengannya. Pelajaran yang sangat berharga agar dia bisa berkembang dan meningkatkan permainannya."
Di luar NBA, Yang Hansen sebenarnya menunjukkan perkembangan yang menjanjikan melalui G League. Dalam tiga pertandingan bersama Rip City Remix, dia rata-rata mencetak 16,3 poin, 9,7 rebound , dan 4,7 assist , statistik yang menunjukkan potensi jangka panjang.
Meski debutnya sebagai starter belum menghasilkan "kisah dongeng", satu hal menjadi jelas: Portland tidak memilih Yang Hansen untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Dia belum siap menjadi starter , bahkan mungkin belum siap menjadi bagian tetap rotasi.
Namun dengan ukuran, kemampuan passing , sentuhan , dan pergerakan kaki yang dia miliki, masa depannya tetap cerah jika mampu berkembang dan beradaptasi dengan kerasnya NBA.
Bagi Yang Hansen, perjalanan baru saja dimulai
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Joao Pedro Sebut Musim Debutnya di Chelsea “Spesial”, Ingin Terus Berkembang
Sport 1 hari lalu
Gol Injury Time Marusic Bawa Lazio Menang Dramatis 2-1 atas Sassuolo
Sport 1 hari lalu
Kritik Wasit Usai Laga vs Tottenham, Rodri Didenda Rp1,6 Miliar oleh FA
Sport 1 hari lalu
Arsenal Makin Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris
Sport 1 hari lalu
Jalani Ramadan di Indonesia, Rahmatsho Rahmatzoda: Saya Jatuh Cinta Negeri Ini
Sport 2 hari lalu
Terkini
Gus Yasin Berikan Beasiswa Kuliah untuk Anak Panti Asuhan Kasih Mesra
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Pemprov Jateng Dorong Pengelolaan Dana Keumatan dengan Optimalisasi Wakaf Uang
Ragam Nusantara 7 jam lalu
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 9 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 11 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 12 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 13 jam lalu