Bhima Yudhistira Ingatkan Mitigasi Bencana Jadi Kunci Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan

Bhima Yudhistira Ingatkan Mitigasi Bencana Jadi Kunci Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan

NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi menjelang Ramadhan dan Lebaran tidak cukup hanya berfokus pada ketersediaan pasokan pangan. Menurutnya, kesiapan mitigasi bencana di daerah sentra produksi juga memegang peranan penting.

Bhima menilai cuaca ekstrem seperti hujan lebat, banjir, dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah berpotensi menghambat distribusi bahan pokok, terutama saat permintaan masyarakat cenderung meningkat menjelang Ramadhan dan Lebaran. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sistem peringatan dini di tingkat pemerintah daerah.

“Early warning system harus benar-benar disiapsiagakan. Ketika terjadi kekurangan pasokan, harus segera ditutupi oleh daerah yang sedang masa panen,” ujar Bhima saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Selain faktor distribusi dan cuaca, Bhima juga menyoroti lonjakan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan tahun 2025. Ia mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut tidak justru menyerap pasokan pangan dari pasar tradisional, khususnya pada periode Ramadhan dan Lebaran.

Menurutnya, perlu ada pengaturan khusus, termasuk pengurangan anggaran MBG pada momen tersebut, agar tidak memperparah tekanan permintaan di pasar. “Perlu ada pengurangan anggaran untuk MBG terutama saat Ramadhan dan Lebaran,” kata Bhima.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada Januari 2026 terjadi deflasi sebesar 0,15 persen secara bulanan. Namun, secara tahunan Indonesia masih mencatat inflasi sebesar 3,55 persen.

Deflasi pada Januari 2026 terutama dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan kontribusi deflasi sebesar 0,30 persen. Komoditas yang paling berperan antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, serta telur ayam ras.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini