Siap-siap! 400 Ribu Mitra Driver Bakal dapat BHR dari Gojek, Total Capai Rp 110 Miliar

Siap-siap! 400 Ribu Mitra Driver Bakal dapat BHR dari Gojek, Total Capai Rp 110 Miliar

NYALANUSANTARA, Semarang - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: “GOTO” atau “Perseroan”) berkomitmen untuk menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 kepada Mitra Driver Gojek roda dua dan roda empat yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama maupun tambahan, dan berkomitmen menjaga kualitas layanan yang baik kepada pelanggan.

BHR sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagaimana diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Bonus Hari Raya ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator.

“alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini. Untuk tahun 2026, BHR akan diberikan kepada lebih dari 850.000 mitra penerima dengan nilai total sekitar Rp220 miliar,” katanya.

Airlangga menambahkan bahwa GoTo mengalokasikan anggaran Rp100-110 miliar di tahun ini, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp50 miliar. Adapun GoTo BHR tahun ini akan diterima oleh 400.000 mitra di tiap platform.

Hans Patuwo, Direktur Utama/ CEO GoTo mengatakan Bonus Hari Raya ini bukan sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu dijaga di GoTo.

“Kami bersyukur para Mitra terus mempercayakan Gojek dan GoTo sebagai tempat memperoleh pendapatan dan tumbuh bersama. Dengan semangat ini, kami menyalurkan BHR sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan Perusahaan,” kata Hans.


Editor: Holy

Komentar

Terkini