Wali Kota Semarang Ajak Masyarakat Tenang Hadapi Kenaikan Harga Beras
semarangkota.go.id
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan kepada masyarakat bahwa tidak perlu panik menghadapi kenaikan harga beras.
Dalam kunjungannya ke salah satu toko modern di Kota Semarang baru-baru ini, beliau menyatakan keyakinan bahwa pasokan beras yang bermerek dagang program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) dari Badan Urusan Logistik (Bulog) masih dapat diandalkan.
Menurut Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Suherminati, stok beras masih terpantau aman.
Ia menjelaskan bahwa ketersediaan beras di Bulog Kantor Cabang Semarang cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
"Kondisi beras saat ini kami selalu koordinasi dengan Bulog Kancab Semarang, bahwa ketersediaan di Kota Semarang dalam kondisi aman," ungkap Suherminati.
Pemerintah Kota Semarang juga telah mengambil langkah konkret dengan menggelar program Gerakan Pasar Murah lewat Program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman). Program ini telah terselenggara di 25 titik selama bulan Januari 2024.
Lebih lanjut, pihak berwenang melalui jaringan distribusi Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpang Semar) akan menyelenggarakan 25 titik Gerakan Pasar Murah di Kota Semarang pada awal bulan April mendatang.
Sementara pada bulan Maret, mereka juga akan mengadakan Gerakan Pasar Murah terbesar di Halaman Kantor Kecamatan Semarang Barat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Hermin, menyatakan bahwa upaya untuk memastikan akses pangan murah kepada masyarakat merupakan perhatian serius dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita.
Ia menekankan bahwa harga beras SPHP yang terjangkau diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang akan datang.
"Tidak perlu panik jelang Ramadan kali ini karena harga beras SPHP bisa dijangkau dengan HET Rp 54.500 per 5 kilogram, dengan per kilogram Rp 10.900," tegasnya.
Dengan demikian, Wali Kota Semarang mengajak seluruh masyarakat untuk tenang dan percaya pada langkah-langkah yang telah diambil pemerintah dalam mengatasi kenaikan harga beras, serta memastikan ketersediaan beras yang cukup dan terjangkau bagi semua kalangan.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Blora - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog,…
NYALANUSANTARA, Batang - Di tengah lonjakan harga beras…
NYALANUSANTARA, Wonosobo - Beras menjadi komoditas utama yang…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - 540 mahasiswa Universitas Negeri Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Lapas Kelas I Semarang turut…
NYALANUSANTARA, KUNMING- Baru-baru ini, 1,5 ton alpukat segar yang…
Episode keempat musim ketiga Jujutsu Kaisen adalah sebuah…
Di awal abad ke-20, seorang gadis Jepang penuh…
Border 2, sekuel dari film klasik karya J.P.…
Industri film horor Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya lewat…
Film Primate hadir tanpa ambisi berlebihan. Sejak awal,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- PT Kawasaki Motor Indonesia resmi menghadirkan dua…
NYALANUSANTARA, BOGOR- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan…
Komentar