PMI di Taiwan Sumbang Lebih dari Rp 40 Triliun Remitansi per Tahun

PMI di Taiwan Sumbang Lebih dari Rp 40 Triliun Remitansi per Tahun

NYALANUSANTARA, CIREBON- Mayoritas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan bekerja sebagai caregiver dan buruh pabrik, dengan gaji mulai Rp 10 juta per bulan. Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistyo, mengungkapkan pekerja pabrik (formal) menerima sekitar 28.950 NTD atau Rp 14 juta, sedangkan pekerja rumah tangga (informal) memperoleh sekitar 20.000 NTD atau Rp 10 juta per bulan. Setiap bulan, 4.000–6.000 PMI baru datang ke Taiwan, menghasilkan remitansi tahunan ke Indonesia lebih dari Rp 40 triliun.

Jumlah diaspora Indonesia di Taiwan hampir 400 ribu orang, terbesar ketiga setelah Malaysia dan Arab Saudi. Mayoritas remitansi berasal dari PMI sektor formal yang bergaji lebih tinggi. Taiwan juga menjadi mitra dagang penting Indonesia, dengan surplus perdagangan Januari–Mei 2025 mencapai USD 0,48 miliar, dan sepanjang 2024 surplus USD 2,75 miliar.

Beberapa PMI berbagi pengalaman, seperti Ira (32) yang bekerja sebagai pengasuh lansia dan mampu menabung hingga Rp 4 juta per bulan, serta Deden (33), buruh pabrik yang sukses membangun kos-kosan tiga lantai di kampung halamannya di Indramayu.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini