Revitalisasi Tambak Pantura Jadi Strategi KKP Perluas Pasar Global Tilapia
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mendorong ikan tilapia Indonesia—seperti nila dan mujair—menembus pasar internasional. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah program revitalisasi tambak di kawasan Pantura Jawa Barat, yang digadang menjadi pusat pengembangan budi daya tilapia berkelanjutan.
Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu, menjelaskan bahwa tilapia Indonesia tidak hanya harus unggul secara kuantitas, tetapi juga kualitas, terutama terkait keberlanjutan, keamanan pangan, dan branding. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Outlook Tilapia Indonesia 2025 yang mengusung tema "Budidaya Ramah Lingkungan & Hilirisasi Tilapia Perluas Pasar Global".
Revitalisasi ditargetkan mengubah tambak idle seluas 78.550 hektare yang selama ini dikelola secara tradisional, menjadi 20.000 hektare tambak modern berbasis integrasi. Modernisasi ini meliputi pembangunan tandon, IPAL, perbaikan kolam, penggunaan benih unggul, pakan berkualitas, serta penerapan teknologi seperti autofeeder, wave-breaker, dan root blower.
Direktur Ikan Air Laut KKP, Ikhsan Kamil, menambahkan bahwa sistem budi daya akan berbasis klaster modern seluas ±1000 hektare per kabupaten, dilengkapi industri hulu hingga hilir, termasuk hatchery, pabrik pakan, pengolahan, hingga cold chain facilities.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat konsumsi domestik, tetapi juga memacu ekspor fillet nila premium berstandar global dengan target panen 1 kg per ekor. Revitalisasi tambak Pantura dilakukan di atas lahan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan (KHKP) seluas 20.413,25 hektare, tersebar di Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu.
Ketua Asosiasi Tilapia Indonesia (ATI), Alwi Tunggul Prianggolo, menilai langkah ini sebagai momentum memperkuat nila sebagai komoditas industri bernilai tambah. Ia mendorong hasil panen difokuskan ke industri pengolahan agar tilapia Indonesia mampu bersaing di pasar global, dengan tetap melibatkan pembudidaya lokal.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta- SnackVideo terus berupaya memberi dukungan kepada…
NYALANUSANTARA, SULAWESI UTARA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang– Memasuki bulan Ramadan, masyarakat ramai memanfaatkan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Ratusan warga dhuafa, anak yatim, dan…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Sebuah rumah milik warga bernama…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng melalui Penyuluh…
NYALANUSANTARA, Kebumen – Tim SAR Cilacap mendapatkan kabar…
NYALANUSANTARA, Yogyakarya - Tepuk tangan meriah menggema di…
NYALANUSANTARA, Semarang — Anggota DPRD Kota Semarang Komisi…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Produsen mobil asal China, BAIC, berencana menghadirkan…
NYALANUSANTARA, Magelang– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan…
NYALANUSANTARA, Kebumen– Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan kesiapannya untuk…
Komentar