Saleh: Anak Muda Harus Terus Diberi Edukasi untuk Wujudkan Pemilu Berjalan Optimal

Saleh: Anak Muda Harus Terus Diberi Edukasi untuk Wujudkan Pemilu Berjalan Optimal

NYALANUSANTARA, Semarang- Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Muhammad Saleh berharap Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bisa berjalan optimal dan rasional. Hal itu disampaikan Saleh dalam Diskusi Parlemen bertema "Pemilu Aman dan Damai" yang diadakan di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung DPRD Jateng, Semarang, Senin (29/1/2024).

Untuk itu, sambung Saleh masyarakat perlu terus diberi edukasi terkait Pemilu terkhusus untuk kalangan muda. "Saya sering ke dapil dan melihat kondisi di lapangan. Menurut saya masyarakat semakin perlu diberikan edukasi terkhusus untuk para anak muda. Dan memang pertanyaan-pertanyaan para anak muda ini, kadang di luar ekspektasi kami dan itu menjadi tantangan buat kami saat melakukan silaturahmi dengan mereka," kata Saleh.

"Bila kami ketemu masyarakat di desa pertanyaanya biasanya sekitar perbaikan jalan ataupun irigasi, kalau anak muda ini pertanyaanya cenderung kritis. Seperti Bapak setuju ngga dengan partai politik, bagi politisi yang tidak siap dengar pertanyaan itu bisa takut dulu untuk menjawab," sambung bendahara DPD Partai Golkar Jateng tersebut.

Menurut Saleh, para anak muda ini suaranya sangat besar di Pemilu 2024, dan mereka butuh untuk diajak berbicara. "Kadang kebutuhan anak muda ini, berbeda dengan orang kebanyakan, meski begitu ini penting untuk mereka diajak berbicara," tukasnya.

DPRD Jateng, ujar Saleh akan terus mendorong optimalisasi pemilu agar tingkat partisipasi publik mengikuti pemilu tinggi. "Kami dari DPRD berharap masih ada waktu sampai 10 Februari, kita untuk mengoptimalkan sosialisasi supaya tingkat partisipasi publik kita dalam mengikuti Pemilu tinggi. Yang kedua kami juga sering ke daerah-daerah terkait dengan persiapan terutama untuk sarana dan prasarananya juga, selain itu terkait dengan pemilih atau DPT yang selalu kami ingatkan," ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Dalam kesempatan itu, penyelenggara pemilu juga diingatkan Saleh agar terus memperhatikan daftar pemilih. Sebab menurutnya, hal itu selalu menjadi masalah yang timbul setiap lima tahun sekali. "Baik di Pilkada atau Pileg timbul masalah, sehingga kami harap daftar pemilih bisa diminimalisir masalahnya," sambungnya.

Saleh mengingatkan, jangan sampai masalah DPT menjadi senjata untuk menggugat usai pemilu dilaksanakan. "Sehingga Pemilu 2024 bisa optimal dan rasional, dimana tahapan-tahapan pemilu yang sudah dilakukan penyelenggara bisa lebih maksimal lagi dilakukan," harapnya. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini