Laba Xiaomi di Kuartar 3 2025 Capai Rp26,6 triliun

Laba Xiaomi di Kuartar 3 2025 Capai Rp26,6 triliun

Per 30 September 2025, jumlah perangkat IoT yang terkoneksi (tidak termasuk smartphone, tablet, laptop) mencapai 1,035 juta, naik 20,2% YoY. Jumlah pengguna dengan lima perangkat atau lebih mencapai 21,6 juta. MAU aplikasi Xiaomi Home mencapai 114,6 juta, naik 14,4% YoY.

Bisnis layanan internet menunjukkan kinerja stabil dengan pendapatan Rp22,1 triliun (RMB9,4 miliar), naik 10,8% YoY, dan margin laba kotor tetap tinggi di 76,9%. Pendapatan layanan internet luar negeri mencapai Rp7,7 triliun (RMB3,3 miliar), naik 19,1% YoY. Seiring ekspansi basis pengguna, MAU global mencapai 741,7 juta (+8,2% YoY), sedangkan MAU Tiongkok mencapai 187,3 juta (+11,6% YoY).

Investasi Teknologi 
Xiaomi terus meningkatkan investasi pada teknologi inti yang bersifat mendasar. Pengeluaran R&D Q3 mencapai Rp21,4 triliun (RMB9,1 miliar), naik 52,1% YoY, tertinggi sepanjang sejarah. Total R&D tiga kuartal pertama mencapai Rp55,3 triliun (RMB23,5 miliar), dan Xiaomi memperkirakan total investasi R&D tahun 2025 akan melampaui Rp70 triliun (RMB30,0 miliar). Jumlah personel R&D mencapai 24.871, rekor tertinggi.

Di bidang model AI besar, Xiaomi juga mencapai kemajuan penting. Pada September, Xiaomi merilis Xiaomi-MiMo-Audio, model open-source large voice yang memperluas ekosistem mendasar perusahaan. Pada November, Xiaomi meluncurkan solusi rumah pintar futuristik Xiaomi Miloco, menjadikan Xiaomi pelopor dalam pengalaman rumah pintar berbasis model besar. 

Xiaomi juga meluncurkan HyperOS 3, dengan peningkatan menyeluruh pada pengalaman dasar, fungsionalitas, dan kemampuan AI. Peluncuran pabrik Smart Home Appliance melengkapi trifecta manufaktur pintar Xiaomi mulai dari smartphone, smart EV, dan home appliance, mempertegas kepemimpinan Xiaomi di setiap sektor.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini