Polisi Korea Selatan Geledah Kantor Penasihat Khusus Kasus Pemberontakan Eks Presiden Yoon

Polisi Korea Selatan Geledah Kantor Penasihat Khusus Kasus Pemberontakan Eks Presiden Yoon

NYALANUSANTARA, SEOUL- Kepolisian Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (6/1) menggeledah kantor penasihat khusus yang menangani kasus pemberontakan dan kejahatan lainnya dari mantan presiden Yoon Suk-yeol yang telah dimakzulkan, demikian dilansir kantor berita Yonhap.

   Kantor pusat penyelidikan khusus di bawah Badan Kepolisian Nasional Korsel mengirim tim penyidik ​​ke kantor tersebut untuk melakukan penyitaan atas materi-materi yang berkaitan dengan dugaan bahwa Kementerian Kehakiman Korsel berupaya menyediakan ruang terpencil di lembaga pemasyarakatan selama pemberlakuan darurat militer singkat pada Desember 2024.

   Polisi dikutip mengatakan bahwa penggeledahan tersebut berkaitan dengan tuduhan terhadap mantan kepala lembaga pemasyarakatan di bawah Kementerian Kehakiman Korsel atas keterlibatan dalam tugas-tugas krusial untuk pemberontakan.

   Badan investigasi khusus kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap pemberontakan Yoon dan kasus-kasus lainnya setelah rampungnya penyelidikan oleh penasihat khusus.

   Intelijen khusus tersebut menemukan bahwa mantan kepala lembaga pemasyarakatan memeriksa kapasitas terpencil di daerah ibu kota Seoul selama pemberlakuan darurat militer atas instruksi Park Sung-jae, mantan menteri kehakiman yang didakwa atas keterlibatannya dalam misi-misi penting untuk pemberontakan.

   Pemberlakuan darurat militer diumumkan oleh Yoon pada 3 Desember 2024 malam waktu setempat, tetapi dicabut beberapa jam kemudian oleh Majelis Nasional Korsel.

   Mahkamah Konstitusi Korsel kemudian mengabulkan mosi pemakzulan terhadap Yoon pada bulan April tahun lalu, secara resmi mencopot Yoon dari jabatannya.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini