Airlangga Hartarto Sambut Baik Investasi Perusahaan China di Sejumlah Bidang Prioritas Pembangunan Indonesia

Airlangga Hartarto Sambut Baik Investasi Perusahaan China di Sejumlah Bidang Prioritas Pembangunan Indonesia

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto. Foto Xinhua

NYALANUSANTARA, Jakarta-- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia menyambut baik kerja sama yang lebih dalam dengan perusahaan-perusahaan China di sejumlah bidang prioritas yang selaras dengan agenda pembangunan nasional RI, meliputi infrastruktur dan logistik berkualitas tinggi, hilirisasi industri dan manufaktur, energi bersih dan terbarukan, ekonomi digital, ketahanan pangan, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia, pada perayaan ulang tahun CCCI (China Chamber of Commerce in Indonesia) ke-20 di Jakarta pada Jumat,9 Januari 2026.

Airlangga menyatakan bahwa baik China maupun Indonesia termasuk di antara negara-negara terpadat di dunia dan perekonomian utama. Keduanya mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang stabil sekitar 5 persen dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan fondasi yang kokoh untuk pembangunan dan potensi pertumbuhan yang sangat besar. China telah menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama bertahun-tahun, dengan perdagangan bilateral mencapai 135,2 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.801) pada 2024. 

Kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto yang sukses ke China setelah pelantikannya merupakan peristiwa penting, menegaskan kembali komitmen kuat kedua negara untuk membangun komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama.

"Pemerintah Indonesia akan terus meningkatkan lingkungan investasi melalui reformasi regulasi dan pengembangan infrastruktur, serta menjaga konsistensi kebijakan untuk memastikan Indonesia tetap menjadi tujuan investasi jangka panjang yang menarik. Indonesia kini telah membentuk kelompok kerja khusus untuk mempercepat implementasi proyek-proyek strategis pemerintah dan mempercepat proses investasi," kata Airlangga.

Ia menekankan bahwa CCCI telah berkembang menjadi salah satu kamar dagang paling berpengaruh di Indonesia, mewakili lebih dari 600 perusahaan yang didanai China yang beroperasi di berbagai sektor strategis di Indonesia, dan berfungsi sebagai jembatan komunikasi penting antara pemerintah, bisnis, dan masyarakat kedua negara. 

"Saya mendorong CCCI dan para anggotanya untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan inklusif. Saya berharap kerja sama Indonesia-China akan semakin erat dan memberikan kontribusi lebih besar bagi kemakmuran kedua negara," kata Airlangga.

Dalam sambutannya, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menyatakan bahwa ekonomi China sedang mengalami transformasi menuju pembangunan berkualitas tinggi, yang bercirikan pembangunan hijau, inovasi, dan tingkat keterbukaan yang lebih tinggi terhadap dunia luar. Selain itu, terdapat potensi besar untuk kerja sama antara China dan Indonesia di bidang-bidang seperti kendaraan listrik (electric vehicle/EV), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), komputasi kuantum, manufaktur cerdas, dan teknologi hijau. 


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini