Strategi Gubernur Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden
NYALANUSANTARA, Bogor— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.
Rakornas tersebut diikuti oleh seluruh unsur Kementerian dan Lembaga, Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota, serta Forkopimda se-Indonesia. Total ada 4.011 peserta yang mengikuti rakornas tersebut.
Tujuannya untuk menyamakan langkah dan gerak antara pemerintah pusat dan daerah. Terutama dalam upaya mengoptimalkan implementasi program prioritas Presiden, menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh unsur dalam pemerintahan, baik tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, untuk bersama-sama berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia.
Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah pusat yang sudah terlaksana dan akan terus ditingkatkan. Di antaranya terkait swasembada pangan, sekolah rakyat dan sekolah garuda, cek kesehatan gratis, hingga makan bergizi gratis.
Sementara itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyatakan, arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto memberikan semangat kepada seluruh kepala daerah untuk fokus pada program yang bersentuhan dengan rakyat.
"Beliau memberikan kita semangat untuk melayani masyarakat," ujarnya singkat usai acara.
Setali tiga uang, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menambahkan, melalui rakornas tersebut, para kepala daerah diberikan arahan untuk bela negara, menghormati dan memperjuangkan semuanya untuk masyarakat.
“Kita bekerja lebih semangat lagi untuk merawat rakyat," ucapnya.
Ia memastikan, mendukung penuh program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden. “Tadi ditekankan untuk kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.
Adapun di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk mendukung program prioritas Presiden. Di antaranya terkait target pertumbuhan ekonomi nasional 8% dan swasembada pangan. Hal itu diimplementasikan dengan integrasi RPJMN yang dijabarkan pada RPJMD Provinsi Jawa Tengah.
Guna mendukung program prioritas dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan strategi dalam berbagai bidang.
Di bidang pangan, pada 2026 ini Pemprov Jateng telah menetapkan arah pembangunan untuk meneguhkan sebagai provinsi lumbung pangan nasional. Fokusnya adalah peningkatan produktivitas, rehabilitasi irigasi, pengamanan produksi, dan lainnya. Targetnya adalah produktivitas padi sebesar 10,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dan jagung 3,7 juta ton.
Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jateng triwulan III-2025 sebesar 5,37% atau di atas nasional (5,04%). Sektor penopangnya adalah industri, perdagangan, konstruksi, dan akomodasi-makan minum. Tahun ini diupayakan meningkat dengan strategi penguatan sektor unggulan, kemandirian desa, pengendalian inflasi, ketahanan sumber daya alam dan lingkungan, serta mitigasi bencana.
Strategi bidang ekonomi itu juga diiringi dengan bidang ketenagakerjaan. Diketahui tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jateng pada Agustus 2025 turun menjadi 4,66%. Kebijakan pangan berkelanjutan berkontribusi besar pada penciptaan lapangan kerja. Strategi yang disiapkan adalah program petani milenial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian dan nelayan, hilirisasi sumber daya alam (SDA), revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), pemagangan, kewirausahaan, dan kolaborasi industri.
Strategi berikutnya ada pada bidang pendidikan dan kesehatan. Untuk bidang pendidikan strategi yang diterapkan adalah pembangunan dan revitalisasi sekolah, SMK boarding, sekolah unggulan, serta perluasan Sekolah Rakyat. Sementara bidang kesehatan melalui optimalisasi dan peningkatan layanan dokter spesialis keliling, dukungan Cek Kesehatan Gratis, pemenuhan tenaga kesehatan, dan penguatan kader Posyandu.
Di samping itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan strategi bidang infrastruktur dan tata ruang. Yaitu dengan pengembangan 10 wilayah pengembangan dan 10 aglomerasi ekonomi baru. Fokusnya pada hilirisasi pertanian, reforma agraria, perumahan, penanganan permukiman kumuh, dan konektivitas wilayah. (*)
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Bogor- Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin saat…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Jumlah kunjungan turis China ke Indonesia…
NYALANUSANTARA, Semarang - Meski berada pada periode puncak…
NYALANUSANTARA, Kediri- Persik Kediri semakin memperkuat skuad mereka…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kepala Kanwil Kemenkum Jateng Heni…
NYALANUSANTARA, Kediri- Persik Kediri kembali melakukan perpisahan dengan…
NYALANUSANTARA, Bogor- Pemerintah Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ajax Amsterdam telah resmi memperkenalkan Maarten…
Pemalang - Kanwil Kemenkum Jateng melaksanakan Pembinaan Pos…
NYALANUSANTARA, Semarang- Di Semarang dan sekitarnya, kegiatan olahraga…
Slawi – Bank Jateng Cabang Slawi kembali menunjukkan…
Komentar