Tinjau Penanganan Longsor di Ungaran Timur, Gubernur Jateng Instruksikan dalam Sepekan Harus Tuntas

Tinjau Penanganan Longsor di Ungaran Timur, Gubernur Jateng Instruksikan dalam Sepekan Harus Tuntas

NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau proses penanganan tanah longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 17 Februari 2026. Ia ikut berbaur dengan warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) Ngopeni Nglakoni, dan petugas gabungan yang sedang kerja bakti. 

Di sela kerja bakti, Luthfi juga menyempatkan untuk menyantap sarapan yang disediakan warga. Ia pun meminta agar kegiatan dihentikan sejenak dan mengajak semua yang kerja bakti untuk ikut makan bersama.

Luthfi mengatakan, kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi masalah apapun, termasuk penanganan bencana. "Ini bentuk kolaborasi yang kompak ya di kabupaten Semarang ini. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, ada Tagana, TRC, kemudian semua komponen masyarakat bahu-membahu dalam mengatasi masalah," kata dia.

Menurut Luthfi, peningkatan kesadaran masyarakat, organisasi masyarakat, dan seluruh instansi untuk bergotong royong sangat diperlukan dalam kesiapsiagaan bencana. Terutama Tagana di 35 kabupaten/kota yang harus selalu siap bergerak, termasuk pimpinan daerahnya. 

"Bentuk hadirnya negara adalah bagaimana antara komponen masyarakat bersama-sama untuk bahu-membahu, tidak boleh ada yang menyalahkan. Inilah namanya penyelesaian problem bersama," jelasnya didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga terlihat memberikan instruksi kepada dinas terkait agar penanganan longsor yang memutuskan konektivitas antarkampung itu segera tuntas dalam sepekan. "Dari PUPR sudah melakukan kajian. Saya bilang jangan lama-lama melakukan kajian, masyarakat sudah menunggu, biar nanti antar satu RW dengan RW lainnya terhubung," tegasnya.

Secara umum, lanjut Luthfi, Pemprov Jateng maupun pemerintah kabupaten/kota sudah melakukan berbagai upaya mitigas bencana. Mitigasi tersebut meliputi pemetaan lokasi-lokasi rawan longsor, tanah bergerak, banjir, dan rob.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini