Kekosongan Stok Beras di Pasar Swalayan dan Minimarket, Konsumen Berebutan

Kekosongan Stok Beras di Pasar Swalayan dan Minimarket, Konsumen Berebutan

berita.batangkab.go.id

NYALANUSANTARA, Batang - Meskipun Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah mulai berdatangan ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten Batang, namun konsumen di pasar swalayan dan minimarket terpaksa bersabar menghadapi kekosongan stok beras ukuran 5-10 kilogram.

Manajer pasar swalayan, Wahyu Setyaji, mengungkapkan bahwa kekosongan stok beras lokal telah terjadi sejak dua hari yang lalu. Distribusi beras ukuran 5 kilogram dilakukan tiap tiga hari sekali oleh distributor. 

"Sekarang sudah habis. Terakhir pengiriman hari Sabtu lalu 100 pisis, itu pun langsung habis, karena konsumen memantau media promo kami," ujarnya.

Beras ukuran 5 kilogram, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp70 ribu sampai Rp80 ribu, kini telah habis dibeli konsumen. Meski permintaan tinggi, belum ada kepastian waktu pengiriman baru dari gudang. 

"Jadi banyak dari kemarin pembeli yang didominasi ibu-ibu cari beras di sini. Tapi nyatanya memang stok masih kosong," tambahnya.

Di minimarket, situasi serupa terjadi. Manajer minimarket, Mustafirin, menyatakan kekosongan stok beras lokal terjadi sejak dua pekan lalu. 

"Beras yang kami jual bukan jenis SPHP, tapi kemarin waktu datang dua karung ukuran 10 kilogram seharga Rp79.500,00 langsung habis," katanya.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini