Pemprov Jateng Rekayasa Lalu Lintas di Exit Tol Bawen Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Pemprov Jateng Rekayasa Lalu Lintas di Exit Tol Bawen Selama Arus Mudik Lebaran 2026

NYALANUSANTARA, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan melakukan rekayasa lalu lintas di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Langkah ini diambil karena titik tersebut dinilai rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), mengingat adanya kejadian kecelakaan yang sering terjadi di area tersebut. 

Pemprov Jateng bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Semarang, kepolisian, dan instansi terkait untuk menangani masalah lalu lintas di titik tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menjelaskan bahwa simpang Bawen hingga exit tol Bawen merupakan salah satu titik kepadatan lalu lintas yang juga rawan kecelakaan. 

"Pekan lalu sudah ada konsolidasi antara Pemprov Jateng, Jasa Marga, petugas konstruksi pembangunan tol, kepolisian, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang. Hasilnya, pada H-7 Lebaran akan dilakukan rekayasa lalu lintas agar masyarakat yang menggunakan jalur tersebut aman dan nyaman," ujarnya.

Arief menambahkan, pengguna jalan di titik tersebut akan dipisah, dengan rencana dibuatkan jalur khusus untuk sepeda motor. Pengaturan lalu lintas juga akan dilakukan, termasuk pengaturan traffic light yang akan diatur secara terpisah. 

"Rekayasa dan pengaturan traffic light ini akan dilakukan selama mudik-balik Lebaran, dan pos pengamanan terpadu akan ditempatkan di titik tersebut mulai 13 hingga 30 Maret 2026," katanya.

Untuk langkah jangka panjang, Arief menyebutkan bahwa evaluasi akan terus dilakukan, melihat hasil rekayasa lalu lintas selama mudik-balik Lebaran. "Setelah masa mudik-balik Lebaran, kami akan evaluasi lagi, apakah rekayasa lalu lintas ini akan berlanjut atau dimodifikasi kembali, tergantung pada situasi," jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan bahwa pos pengamanan sudah ada di titik tersebut. Ia berharap petugas di pos tersebut dapat menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi di lokasi. “Pospam itu akan menjadi tangan panjang Polres untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tempat tersebut,” ujar Luthfi.

Dengan rekayasa lalu lintas dan pengaturan pos pengamanan, Pemprov Jateng berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar dan aman bagi para pemudik.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini