Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal di Jateng

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal di Jateng

NYALANUSANTARA, Salatiga– Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan reuni keluarga dan kerinduan kampung halaman. Mobilitas jutaan pemudik juga mendorong geliat ekonomi lokal, mulai dari warung makan sederhana hingga destinasi wisata unggulan.

Menurut Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah, total kunjungan wisatawan selama H-7 (13 Maret 2026) hingga H+4 Lebaran (25 Maret 2026) mencapai 687.470 orang, meningkat 5,25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 653.178 kunjungan. 

Kepala Disbudparekraf, Hanung Triyono, menyebut destinasi unggulan seperti Candi Borobudur, Owabong, Baturraden, Guci, Pantai Menganti, Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, dan Candi Prambanan menjadi titik kunjungan wisata terbanyak.

Fenomena ekonomi juga terasa di sektor kuliner. Sapta Aprilia, pengelola Rumah Makan Ayam Goreng Bu Toha cabang Tuntang, Kabupaten Semarang, mengungkapkan omzetnya meningkat hingga 100 persen sejak arus balik dimulai. Terletak di jalur strategis Exit Tol Salatiga (Jalan Tingkir Raya), rumah makannya nyaris tak pernah sepi. Sapta bahkan menambah dua pegawai harian untuk melayani lonjakan pengunjung.

Harnanto, pedagang mie ayam dan bakso di Jalan Raya Semarang–Solo KM 30, Tuntang, merasakan lonjakan serupa. “Hari biasa habis 5–7 kilogram mie, musim Lebaran bisa sampai 25 kilogram. Bakso habis ambil lagi, habis ambil lagi,” ujarnya.

Sementara itu, sektor kafe dan restoran mengalami pola berbeda. Aziz, Manager Reinz Cafe dan Resto di Demak, menyatakan lonjakan pengunjung lebih banyak berasal dari reservasi kelompok untuk acara halalbihalal atau reuni keluarga. “Jadwal kami penuh sampai minggu depan,” kata Aziz.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya memanfaatkan momentum arus mudik untuk meningkatkan perekonomian. “Jawa Tengah itu sentralnya Jawa. Kami siapkan infrastruktur hingga UMKM di tempat strategis agar kebutuhan dasar pemudik terlayani. Silakan belanjakan uang saku di Jawa Tengah,” jelasnya.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini