KAI Semarang Selamatkan Barang Tertinggal Milik Penumpang Senilai 105 Juta Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

KAI Semarang Selamatkan Barang Tertinggal Milik Penumpang Senilai 105 Juta Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang mencatat keberhasilan dalam mengamankan barang-barang tertinggal milik pelanggan kereta api senilai total Rp 105.696.000 selama masa Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung sejak Rabu, 11 Maret 2026 hingga Jumat, 27 Maret 2026.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, pihaknya telah berhasil mengamankan 165 barang temuan yang langsung dimasukkan ke dalam sistem database Lost and Found KAI. Nilai estimasi dari keseluruhan barang tersebut mencapai lebih dari Rp 105 juta.

“Barang-barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting, hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Luqman.

Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Untuk mencegah terjadinya kehilangan barang, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta.

“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambahnya.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis.


Editor: Holy

Komentar

Terkini