Arus Balik, Polda Jateng Sekat Pergerakan Truk Sumbu Tiga hingga 29 Maret

Arus Balik, Polda Jateng Sekat Pergerakan Truk Sumbu Tiga hingga 29 Maret

NYALANUSANTARA, Semarang - Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas di masa arus balik lebaran 2026, Polda Jateng terus menggelar penyekatan kendaraan sumbu tiga yang melintas di jalur arteri maupun jalur tol. Salah satunya dilaksanakan oleh jajaran Unit Lantas Polsek Genuk yang tergabung dalam Tim Urai wilayah Genuk Kota Semarang di ujung Tol Kaligawe pada Rabu (25/3/2026) pukul 08.30 WIB.

Kegiatan tersebut menyasar kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih yang masih melintas di jalur tersebut selama masa pemberlakuan pembatasan operasional angkutan barang sesuai ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Bina Marga dan Kakorlantas Polri.

Dalam aturan tersebut ditetapkan pembatasan operasional angkutan barang yang meliputi mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan, serta kendaraan pengangkut hasil galian, hasil tambang, dan bahan bangunan.

Pembatasan ini berlaku di sejumlah ruas jalan tol maupun non-tol pada kedua arah, mulai Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penyekatan dengan cara menghentikan kendaraan yang melanggar ketentuan, kemudian memberikan imbauan serta mengarahkan pengemudi untuk tidak melanjutkan perjalanan melalui jalur yang dibatasi dan menuju kantong parkir atau jalur alternatif yang telah disiapkan.

AKP Bambang selaku Perwira Pengendali (Padal) di lapangan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya di wilayah Kaligawe yang menjadi salah satu jalur strategis pergerakan kendaraan dari dan menuju Kota Semarang.

“Kegiatan penyekatan ini kami lakukan sebagai bentuk implementasi dari kebijakan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Kami juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pengemudi agar memahami dan mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran bersama,” ungkapnya.


Editor: Holy

Komentar

Terkini