Dinas Kesehatan Kota Semarang Ingatkan terkait Penyakit Pasca Banjir

Dinas Kesehatan Kota Semarang Ingatkan terkait Penyakit Pasca Banjir

semarangkota.go.id

NYALANUSANTARA, Semarang - Dinas Kesehatan Kota Semarang (Dinkes) telah mengeluarkan peringatan serius terkait risiko penyakit pasca banjir yang mengancam warga. Langkah proaktif ini dilakukan dengan membuka posko kesehatan di beberapa lokasi strategis.

Menyikapi potensi munculnya sejumlah penyakit setelah banjir, Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, menegaskan bahwa pencegahan dan deteksi dini sangatlah penting. 

"Kami mengidentifikasi beberapa penyakit yang sering muncul pasca banjir, termasuk DPD, diare, leptospirosis, dan masalah kulit seperti gatal-gatal," ujarnya.

Hakam menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan untuk mendirikan posko kesehatan dan melakukan pemeriksaan laboratorium di daerah-daerah yang terkena dampak banjir. 

Langkah ini diharapkan dapat mengantisipasi perkembangan penyakit sejak dini, sehingga tindakan pengobatan dapat segera dilakukan sebelum kondisi pasien memburuk.

Posko kesehatan Dinkes telah didirikan di lima lokasi strategis, termasuk di Jembatan Kaligawe, USM, Kemijen, dan Genuk. 

"Kami juga menempatkan posko kesehatan dekat dengan posko pengungsian di Tanjungmas untuk memastikan aksesibilitas layanan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir," jelasnya.

Di posko kesehatan tersebut, tersedia berbagai obat-obatan serta ambulans gawat darurat. Tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan bidan juga siap melayani warga dalam dua shift agar pelayanan dapat optimal.

"Hal ini kami lakukan dengan harapan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir," tutup Hakam.

Dengan langkah proaktif ini, diharapkan Dinkes Kota Semarang mampu memberikan perlindungan dan bantuan yang cukup kepada warga yang terkena dampak banjir, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit pasca bencana alam tersebut.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini