Optimalkan Produksi Bawang Merah, Uji Tanam Varietas Bima Brebes di Kabupaten Demak

Optimalkan Produksi Bawang Merah, Uji Tanam Varietas Bima Brebes di Kabupaten Demak

demakkab.go.id

NyalaNusantara.com, Demak - Tanaman bawang merah menjadi andalan dalam sektor hortikultura di Kabupaten Demak, memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ekonomi para petani. 

Meskipun jumlah petani bawang merah cukup besar, namun proses budidayanya masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama dalam aspek teknis budidaya. 

Untuk mengatasi hal ini, perlu dilakukan uji tanam bawang merah di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Demak, dengan fokus pada penggunaan benih bermutu, perlakuan pemupukan dasar dan berbagai bahan organik, pengendalian hama penyakit secara terpadu yang ramah lingkungan, dan pengelolaan hara dengan pemupukan yang tepat waktu dan jumlah yang sesuai.

Pada hari Rabu (15/11), tim penyuluh pertanian Kecamatan Demak, yang terdiri dari Endang Astuti, Sri Budi Wijayanti, Ella Latifarruhma, Nining Khasanah, dan POPT Marlita Jesiga, melakukan penanaman bawang merah di lahan seluas 200m² di depan kantor BPP Demak. 

Varietas bawang merah yang ditanam adalah Bima Brebes yang sebelumnya telah disortir oleh M. Sumedi, Dewi Rommy, Agus Susilo, dan Sutomo sebagai petani setempat.

Berikut adalah langkah-langkah yang diambil selama proses pembibitan dan persiapan lahan:

Pembibitan

Bahan tanam yang digunakan adalah umbi dengan varietas Bima Brebes. Untuk penyimpanan umbi bibit yang optimal, disarankan untuk menyimpannya dalam bentuk ikatan di atas para-para dapur atau di gudang khusus dengan pengasapan.

Persiapan Lahan

1. Pengolahan Lahan

Menggunakan traktor untuk efisiensi waktu. Lahan dibiarkan selama 4 minggu untuk menghilangkan zat beracun dari tanaman sebelumnya.

2. Pembuatan Selokan

Tempat penampungan air di tepi bedengan, dengan panjang disesuaikan dengan lahan dan lebar serta tinggi 40×40 cm.

3. Pembuatan Bedengan

Tanah hasil cangkulan pembuatan selokan disusun tinggi menjadi bedengan, dengan panjang dan lebar disesuaikan dengan lahan, dan tinggi antara 30-40 cm. Tepian bedengan dipadatkan dengan tanah gembur, dan diberi pupuk kompos halus secara merata.

4. Pembuatan Alur: Alur dibuat untuk menentukan jarak tanam, dengan jarak tanam rekomendasi 15×15 cm.

Menanggapi proses tanam bawang merah, Syahri Romadhon, seorang PPL Demak, menyatakan, "Penentuan waktu tanam bawang merah sangat penting karena berkaitan dengan ketersediaan air untuk proses budidaya. Oleh karena itu, memasuki Musim Tanam I adalah waktu yang tepat."


Editor: Redaksi

Komentar

Terkini