Sekda Wonosobo Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah
NYALANUSANTARA, Wonosobo- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo menjadi pembina apel mingguan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-38 yang diadakan di Halaman Pendopo Kantor Bupati setempat, Kamis (25/4/2024).
Andang dalam upacara tersebut membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri, menyampaikan bahwa tema yang diusung pada peringatan tahun ini yakni “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat".
Tema ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah, akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal. Juga mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Dikatakan, lebih dari seperempat abad perjalanan kebijakan otonomi daerah, ini merupakan momentum yang tepat memaknai kembali arti, filosofi dan tujuan dari otonomi daerah.
Otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama, termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.
“Dari segi tujuan kesejahteraan, pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien, dan ekonomis menjadi kunci Pemerintah Daerah dalam memberikan kebijakan yang menekankan kepada kekhasan daerah serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan,” ungkap Sekda.
Sedangkan dari segi tujuan demokrasi, kebijakan desentralisasi menjadi instrumen pendidikan politik di tingkat lokal, yang mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society.
Andang menerangkan dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi pemerintah daerah, untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan.
“Kebijakan otonomi daerah juga memberikan keleluasaan pemerintah daerah, untuk melakukan eksperimentasi kebijakan di tingkat lokal untuk mendorong implementasi teknologi hijau," kata dia.
"Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan,” terangnya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Wonosobo - Fenomena rokok lintingan semakin merajalela…
NYALANUSANTARA, Wonosobo - Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana…
Terkini
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Universitas Airlangga menjadi tuan rumah pelaksanaan babak…
Peringati Hari Laut Sedunia, Dosen UNAIR Tekankan Peran Akuakultur untuk Masa Depan Ketahanan Pangan
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Momentum Hari Laut Sedunia menjadi pengingat penting…
Semarang – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan…
NYALANUSATARA, SEMARANG- Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ilmu…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan bahwa pemerintahannya…
NYALANUSANTARA, Klaten – Polres Klaten meluncurkan program Bhabinkamtibmas…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Kerja keras serta melayani dengan…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Dinas Perhubungan atau Dishub Kota…
Komentar