Kelompok Tani Tunas Jaya Patimuan Cilacap Panen Tembakau Bersama
“Jarak tanam juga harus dijaga agar hasilnya makin bagus dan irit benih. Gunakan juga pupuk organik agar ramah lingkungan. Hal ini berguna untuk menekan biaya produksi sehingga keuntungan yang didapat lebih maksimal,” kata Sujito.
Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, Nano Suyatno, menjelaskan bahwa tanaman tembakau dapat dipanen setelah berusia 90 hari. Produktivitas tembakau di wilayahnya dapat mencapai 50 ton per sekali panen. Tembakau basah dijual ke tengkulak lokal dengan harga Rp12.000 per kilogram.
Meski demikian Nano mengungkapkan bahwa tembakau belum menjadi komoditas utama di wilayah ini. “Biasanya masuk musim tanam kedua kami menanam padi Gaga, demikian pula selanjutnya hortikultura. Tahun ini panen tembakau juga kurang bagus karena pengaruh cuaca. Tapi masih cukup ekonomis untuk dijual," tutupnya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Wonosobo - Fenomena rokok lintingan semakin merajalela…
NYALANUSANTARA, Cilacap– Penjabat (Pj) Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri…
Terkini
NYALANUSANTARA, PUNE- Ranbir Kapoor membagikan kabar terbaru terkait Animal…
NYALANUSANTARA, Semarang - Lapas Kelas I Semarang terus…
NYALANUSANTARA, MANILA- Sebuah video yang beredar luas di media…
NYALAUSANTARA, SENEGAL- Sosok Khaby Lame kembali mencuri perhatian publik…
NYALANUSANTARA, Jepara- Persijap Jepara semakin serius dalam memperbaiki…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Presiden RI Prabowo Subianto konsisten mendorong…
NYALANUSANTARA, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng terus mendorong optimalisasi…
NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti Ranty…
NYALANUSANTARA, Semarang — Dharma Wanita Persatuan atau DWP…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pasangan selebritas Ranty Maria dan Rayn Wijaya…
Komentar