Ratusan Warga Sragen Ikuti Senam Massal CFD: Ajak Gempur Rokok Ilegal

Ratusan Warga Sragen Ikuti Senam Massal CFD: Ajak Gempur Rokok Ilegal

NYALANUSANTARA, Sragen – Ratusan warga Kabupaten Sragen memadati Alun-Alun Sasono Langen Putro pada Minggu (15/12/2024) pagi untuk mengikuti senam massal yang digelar bersamaan dengan Car Free Day (CFD).

Selain berolahraga, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk menyuarakan perang melawan peredaran rokok ilegal.  

Acara tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan grup musik campursari Romansa serta undian door prize dengan hadiah menarik.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sragen, Suroto, Sekda Sragen, dr. Hargiyanto, dan sejumlah pejabat Pemkab Sragen lainnya.  

Wakil Bupati Sragen, Suroto, dalam sambutannya menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal masih menjadi persoalan di masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Ia menjelaskan, rokok ilegal memiliki ciri khas seperti tidak mencantumkan alamat produksi pada kemasan dan dijual dengan harga murah karena tidak dikenai cukai.  

"Kami berharap masyarakat lebih waspada dan tidak memperjualbelikan rokok tanpa pita cukai. Hal ini merugikan negara karena berkurangnya penerimaan dari cukai," ujar Wabup Suroto.

Ia juga mengajak warga untuk aktif melaporkan keberadaan rokok ilegal ke kantor Bea dan Cukai terdekat.  

Kepala Disporapar Sragen, Joko Hendang Murdono, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tujuan utamanya adalah menekan peredaran rokok ilegal agar penerimaan negara dari cukai lebih optimal.  

"Melalui sosialisasi di acara senam massal ini, kami ingin masyarakat ikut berperan aktif dalam pemberantasan rokok ilegal. Langkah ini pada akhirnya akan berdampak positif bagi optimalisasi APBN dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Joko.  

Kegiatan senam massal dan kampanye gempur rokok ilegal ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat Sragen dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus menjaga stabilitas keuangan negara. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini