Atasi Pengiriman Ikan Indonesia Timur, KKP Gandeng PT PIL

Atasi Pengiriman Ikan Indonesia Timur, KKP Gandeng PT PIL

Direktur Utama PT Pindad International Logistic, Suresh Ferdian.

NYALANUSANTARA, Jakarta- Guna mengatasi pengiriman hasil perikanan dari Indonesia Timur, maka Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng PT Pindad International Logistic (PT PIL). Kerja sama KKP dengan anak usaha PT Pindad (Persero) tersebut disampaikan langsung oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistyo.

Hal itu disampaikan Budi Sulistyo dalam sambutannya di Harkannas 2023, di Lapangan Banteng, Selasa (21/11/2023). “Kerja sama dengan mitra KKP ini untuk menguatkan konsumsi ikan, distribusi, dan ekspor produk perikanan Indonesia,” ucap Budi.

Direktur Utama PT Pindad International Logistic, Suresh Ferdian, saat ditemui usai acara, menyampaikan, kerja sama dengan KKP tersebut untuk mengkonsolidasikan peran pelaku logistik dalam pengiriman ikan. Pihak yang dilibatkan dalam kegiatan itu meliputi Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI), Lion Group, dan Rimbun Air, serta pengusaha perikanan.

“Kita akan membuat sistem yang efisien, cepat, dan murah dengan berbagai metode,” kata Suresh, belum lama ini.

Kolaborasi tersebut, diharapkan Suresh dapat menemukan jalan keluar terhadap masalah pengiriman hasil perikanan khususnya di wilayah Indonesia Timur. Ia menambahkan proses pelaksanaan kolaborasi itu akan dilakukan secepatnya. “Iya Zona III, as soon as possible,” sambungnya.

Zona III yang dimaksud Suresh terdiri dari Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 714, 715, dan 718. WPP 714 terdiri dari perairan Teluk Tolo dan Laut Banda. WPP 715 terdiri dari Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau. WPP 718 terdiri dari Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian timur.

Melalui kerja sama itu, ujar Suresh PT Pindad International Logistic akan merangkul perusahaan logistik untuk memberikan insentif kepada produk perikanan yang dihasilkan. “Jadi case mengenai ikan ini tolong dong (pengusaha) beri special price,” harapnya.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini