Fauziah Serahkan Diri Usai Bunuh Suami, Warga Jombang Kaget Mayat Sudah 40 Hari di Kontrakan

Fauziah Serahkan Diri Usai Bunuh Suami, Warga Jombang Kaget Mayat Sudah 40 Hari di Kontrakan

NYALANUSANTARA, JOMBANG- Seorang wanita bernama Fauziah Priatiningsih (45), warga Desa Johowinong, Mojoagung, Jombang, menyerahkan diri ke polisi setelah mengaku membunuh suaminya, Lukman (50). Pengakuannya mengejutkan warga, terutama karena mayat sang suami ternyata ditemukan di rumah kontrakan mereka, tersembunyi selama lebih dari sebulan tanpa diketahui siapapun.

Pasangan ini telah tinggal sekitar 10 tahun di rumah kontrakan milik warga bernama Suparmi, yang terletak di Dusun Karangtengah, RT 3 RW 2, sebuah kawasan permukiman padat penduduk. Menurut salah satu tetangga, Lutfia (24), Lukman sehari-hari mengelola usaha mebel bersama Fauziah. Namun, Lukman terakhir terlihat hidup sekitar satu bulan lalu, sesaat setelah terlibat pertengkaran hebat dengan istrinya.

Setelah insiden tersebut, Fauziah pindah dari rumah kontrakan. Meski begitu, ia beberapa kali terlihat datang ke rumah lamanya sendirian, tanpa Lukman. Hal ini memicu kecurigaan warga, namun mereka tak menduga adanya pembunuhan. “Setelah pindah, dia masih kadang ke sini, tapi sendiri, nggak pernah sama suaminya,” kata Lutfia.

Yang mengejutkan, meski jenazah Lukman ditemukan dalam kondisi rusak dan mengering di dalam kamar yang tertutup kasur dan selimut, tidak satu pun tetangga mencium bau mayat selama hampir dua bulan rumah itu terkunci.

Kepala Desa Johowinong, Rojiun Widodo, mengonfirmasi bahwa Lukman dan Fauziah menikah secara siri dan sudah sekitar dua bulan rumah kontrakan mereka terkunci dari luar, sebagian barang-barang juga telah dikeluarkan.

Penemuan mayat bermula dari pengakuan Fauziah saat menyerahkan diri ke Polres Jombang. Polisi yang melakukan pengecekan ke rumah kontrakan menemukan jasad Lukman di dalam kamar, tertutup kasur lantai dan selimut. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang untuk diautopsi, sementara Fauziah kini menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini