Mahasiswa Unwahas Semarang Jadi Pembicara Seminar Internasional di Vietnam

Mahasiswa Unwahas Semarang Jadi Pembicara Seminar Internasional di Vietnam

NYALANUSANTARA, Hanoi - Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas Semarang kembali menorehkan prestasi internasional. Salah satu mahasiswanya, Roy David Kiantiong, tampil sebagai pembicara dalam Seminar Mahasiswa Internasional yang digelar di Hanoi Law University (HLU), Vietnam.

Dalam forum akademik tersebut, Roy mempresentasikan kajian berjudul “Comparative Overview of Transfer Pricing Legal Basis in Indonesia and Vietnam.” Ia membahas secara komparatif dasar hukum penetapan harga transfer di kedua negara, mulai dari regulasi perpajakan, prinsip keadilan, hingga tantangan praktik di era globalisasi.

Roy menekankan bahwa transfer pricing merupakan isu global yang kerap dikaitkan dengan praktik penghindaran pajak oleh perusahaan multinasional. Menurutnya, tanpa regulasi yang ketat dan harmonisasi hukum antarnegara, potensi penerimaan pajak negara bisa tergerus. 

“Transfer pricing bukan hanya soal perpajakan, tetapi juga menyangkut keadilan hukum dan kepastian berusaha. Indonesia dan Vietnam memiliki tantangan yang sama dalam hal ini,” ungkapnya, Sabtu (6/9). 

Materi yang disampaikan mengupas perbandingan kerangka hukum terkait transfer pricing di Indonesia dan Vietnam, termasuk aspek regulasi, praktik perpajakan internasional, serta implikasi hukum dalam konteks perdagangan global. Roy menekankan bahwa pengaturan harga transfer sangat penting untuk mencegah praktik penghindaran pajak dan memastikan keadilan dalam sistem perpajakan di era globalisasi.

Dalam diskusinya, Roy juga menekankan pentingnya adanya harmonisasi regulasi di kawasan ASEAN. Menurutnya, kerja sama antarnegara di bidang perpajakan menjadi semakin penting untuk menghadapi tantangan globalisasi. Hal ini akan membantu mencegah adanya celah hukum yang bisa dimanfaatkan untuk praktik penghindaran pajak lintas negara.
Paparan Roy mendapat sambutan hangat dari peserta seminar yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan akademisi hukum dari berbagai universitas di Vietnam. Diskusi berlangsung interaktif, dengan banyak pertanyaan dan tanggapan yang memperlihatkan besarnya minat terhadap topik tersebut.

Dekan Fakultas Hukum Unwahas Dr. M. Shdiqon Prabowo, SH., MH memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. 


Editor: Holy

Terkait

Komentar

Terkini