Ulasan Film Parasakthi: Kuat di Awal, Melemah di Babak Kedua

Ulasan Film Parasakthi: Kuat di Awal, Melemah di Babak Kedua

Film Parasakthi yang dibintangi Sivakarthikeyan dan Ravi Mohan resmi tayang di bioskop pada 10 Januari 2026, bertepatan dengan perayaan Pongal. Disutradarai Sudha Kongara, film berlatar Tamil Nadu era 1960-an ini turut diperkuat oleh Atharvaa Murali dan Sreeleela sebagai pemeran pendukung.

Sinopsis

Parasakthi mengisahkan Chezhaiyan alias Che, seorang pemuda pencinta kedamaian yang bekerja sebagai pegawai kereta api dan menjadi tulang punggung keluarga. Ia merawat adiknya, Chinna Durai, seorang mahasiswa yang aktif dalam gerakan perlawanan terhadap penindasan sistemik.

Konflik muncul ketika Chinna terlibat dalam protes sipil yang ditindas secara brutal oleh aparat, terutama seorang polisi bengis bernama Thirunaadan. Awalnya Che menolak jalan perlawanan tersebut, namun sebuah peristiwa besar mengubah hidupnya dan memaksanya ikut terjun ke dalam perjuangan sang adik. Perjalanan batin Che, hubungan persaudaraan, serta tantangan sosial-politik menjadi inti cerita film ini.

Kelebihan

Film ini dibuka dengan premis yang kuat dan relevan, mengangkat isu identitas, kebebasan, dan perlawanan. Paruh pertama dinilai berhasil membangun dunia cerita dengan latar periode yang detail serta dinamika sosial yang terasa autentik.

Penampilan Ravi Mohan sebagai antagonis menjadi sorotan utama. Ia tampil jauh dari karakter stereotip dan berhasil memerankan sosok polisi kejam dengan intensitas tinggi. Karakter-karakter yang ditulis berlapis oleh Sudha Kongara membuat babak awal film terasa hidup dan bermakna.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini